Kamis, 23 Jul 2026 02:44 WIB

JW Marriott Surabaya Hadirkan Kemegahan Keraton di Pameran Pernikahan Tradisional

Pameran pernikahan JW Marriott
Pameran pernikahan JW Marriott

selalu.id - JW Marriott Surabaya dengan bangga mempersembahkan sebuah perhelatan megah yang tak terlupakan. Pameran Pernikahan Tradisional Jawa Keraton, bertajuk Kesatrian Raja-Ratu akan digelar pada tanggal 12 hingga 14 Juli 2024 pukul 11.00 – 21.00 WIB di Royal Ballroom  - JW Marriott Surabaya.

Pameran yang menghadirkan keindahan budaya Jawa dalam setiap aspeknya ini akan diikuti oleh 50 vendor pernikahan terbaik di Surabaya, yang siap mewujudkan impian dari calon pengantin untuk menggelar hari pernikahan yang sempurna. Peserta yang terdiri dari mulai dari wedding organizer, dekorator, make-up artist, perancang busana, jewelry, hingga fotografer dan videographer ini telah dikurasi khusus untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik.

Pesona Tradisional dalam Balutan Kemewahan Modern Dalam pameran ini, JW Marriott Surabaya menggabungkan kekayaan tradisi Jawa dengan sentuhan modern yang elegan. Royal Ballroom akan terlihat menjadi lebih mewah dengan sentuhan dekorasi megah yang memancarkan keanggunan dan kemegahan Keraton Jawa. Dekorasi klasik dengan ornamen tradisional, dipadu dengan pencahayaan yang dramatis dan tata ruang yang apik, akan membawa setiap pengunjung merasakan suasana kerajaan yang penuh pesona.

Selain menampilkan produk dan layanan dari para vendor, pameran ini juga menyuguhkan berbagai pengalaman interaktif bagi para pengunjung. Mulai dari workshop membatik dengan motif Batik khas Surabaya, demo make-up dari Felicia Sasongko dan Wedding accessories talk bersama Adelle Jewelry, hingga mini talkshow bersama salah satu dekorator dan wedding organizer terbaik di Surabaya. Semua kegiatan ini dirancang untuk memberikan inspirasi bagi pasangan yang tengah merencanakan pernikahan.

“Dalam pameran pernikahan tradisional ini, para pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik dan penawaran khusus dari para vendor” ungkap Maya Murbaningrat selaku Director of Events Sales. “Mulai dari diskon eksklusif, paket pernikahan lengkap, hingga doorprize utama voucher menginap di COMO Shambhala Estate selama 2 (dua) malam, cincin pernikahan pasangan, serta tiket pesawat ke destinasi bulan madu impianmu*.”


JW Marriott Surabaya mengundang semua pasangan yang tengah merencanakan pernikahan, serta para pecinta budaya dan kemewahan, untuk hadir dan merasakan keindahan Pameran Pernikahan Tradisional Jawa Keraton secara gratis. Jangan lewatkan kesempatan untuk merencanakan hari istimewa Anda dengan bimbingan dari para ahli dan inspirasi yang tak terbatas.

Baca Juga: Simone Li & Chong Loong Fatt Segarkan Cita Rasa Kanton di Tang Palace Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.