Sabtu, 07 Nov 2026 11:36 WIB

Salurkan CSR, PT DLU Rutin Gelar Khitan Masal

CEO dan Penasehat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono (BHS)
CEO dan Penasehat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono (BHS)

selalu.id - PT. Dharma Lautan Utama (DLU) menggelar Khitanan Massal kedua kalinya di tahun 2024 dan melibatkan puluhan anak dari keluarga tak mampu serta anak yatim dan piatu.

CEO dan Penasehat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono (BHS) menerangkan, bahwa perusahaannya selalu hadir untuk membantu keluarga tak mampu dengan menggelar Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya dengan menggelar khitan massal yang diikuti anak dari keluarga pondok pesantren, panti asuhan, dan anak yatim piatu di kota Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya.

"Khitanan massal ini tujuannya adalah membantu masyarakat yang tidak mampu. Di samping mereka juga menginginkan teknologi khitan yang tidak sakit. Kita harapkan adik-adik setelah khitan dari sini, kondisinya baik, sehat, dan menjadi anak sholeh," urai legislator DPR RI terpilih periode 2024-2029 ini.

Ketua Dewan Pembina DPP GAPASDAP ini menerangkan bahwa CSR khitan massal ini dilakukan sejak tahun 2000an dan telah mengkhitan sekitar 10.000 anak.

"Setiap tahun bisa dilaksanakan 3 sampai 4 kali baksos seperti donor darah juga. Sekitar 10 tahun lebih melaksanakan baksos seperti ini, total peserta penerima manfaat sejauh ini mencapai 10.000 warga yang membutuhkan," terang politisi dari partai Gerindra tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT. DLU, Erwin Haricahyo Poedjono menambahkan, untuk peserta tahun ini lebih sedikit daripada tahun lalu. Pihaknya juga akan menggelar 2 khitanan massal lagi pada tahun ini.

"Ini sejalan dengan tagline PT. DLU 'We Serve The Nation' - Anda adalah tamu kami yang terhormat. Kita utamakan bagi pesantren dan panti asuhan menjadi peserta khitan, sehingga apa yang diinisiatifkan Pak BHS bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Apalagi di musim liburan sekolah ini, seluruh kantor cabang DLU juga menerapkan kegiatan baksos ini," paparnya.

Mengenai pendaftaran peserta kegiatan khitanan mssal, DLU selalu mengumumkan secara resmi dan terjun langsung memberi informasi ke panti asuhan, pondok pesantren, dan masyarakat tak mampu pun bisa mendaftarkan anaknya untuk dikhitan dengan mendaftar langsung ke kantor DLU.

"Bisa mendaftarkan mulai dari sekarang, kapanpun ke panitia khitan, ada Pak Andik sebagai pihak pelaksana, tanpa harus melalui pondok pesantren ataupun panti asuhan. Daftar ke sini, kita seleksi, bagaimana prioritas yang ditujukan. Dari 62 peserta khitan saat ini, komposisinya 50% warga yang tidak mampu. Jadi setiap 3 bulan kita gelar khitanan massal ini, 3 bulan lahi dan akhir Desember tahun ini," ucapnya.

Terakhir, BHS menambahkan, selain uang jajan Rp. 300 ribu yang diterima oleh peserta, juga ada tas sekolah, snack, peralatan buku, celana dalam khitan, betadine dan obat-obatan.

"Di tahun-tahun sebelumnya, uang jajan yang diperoleh peserta Rp 100 ribu, sekarang khusus event ini kita berikan Rp. 300 ribu, lumayan banyak bagi adik-adik kita. Program baksos ini diadakan menggunakan dana CSR PT. DLU, supaya masyarakat yang membutuhkan menerima manfaat dari PT. DLU," tutup Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini.

Baca Juga: PT DLU Berangkatkan Karyawan Umroh dan Haji Gratis

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.