Selasa, 21 Jul 2026 21:06 WIB

Tokoh PWNU Ini Berpotensi Diusung PKB Maju Pilgub Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Mei 2024 18:06 WIB
Foto: Ilustrasi kandidat Pilgub
Foto: Ilustrasi kandidat Pilgub

selalu.id - Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar mencetak elektabilitas tertinggi ke dua dalam survei yang dirilis Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) untuk elektabilitas tokoh-tokoh di bursa Pilgub Jatim 2024.

Elektabilitas KH Marzuki menyentuh angka 23,7 persen, oleh karenanya KH Marzuki berpeluang besar bisa diusung oleh PKB untuk maju Pilgub Jawa Timur pada November mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah. Dia mengatakan partainya tidak menutup kemungkinan akan mengusung KH Marzuki karena eletabilitasnya masuk dalam survei.

“Dengan hasil survei itu ada peluang besar untuk Kiai Marzuki (diusung PKB) ya,” kata Anik, kepada selalu.id, Kamis (16/5/2024).

Anik menyampaikan hasil survei ARCI itu menandakan bahwa Kiai Marzuki sudah melekat dan dicintai oleh masyarakat, meski sudah tidak lagi memimpin PWNU Jatim secara langsung.

“Kecintaan masyarakat kepada Kiai Marzuki tidak redup, malah menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk memimpin Jatim,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat masih  menaruh harapan besar agar Kiai Marzuki terus memimpin, tidak hanya pada organisasi kemasyarakatan saja, tapi lebih luas lagi yakni memimpin pemerintahan.

Tak hanya itu, Anik juga menyebut elektabilitas Kiai Marzuki yang berada di posisi dua setelah Khofifah Indar Parawansa itu jadi modal awal yang menjanjikan.

Padahal, kata dia, selama ini Kiai Marzuki bukan sosok politikus, tidak pernah berkoar mencalonkan diri, tidak pernah kampanye, dan bahkan lebih fokus membesarkan pesantren.

“23,7 persen Itu angka yang cukup tinggi dan amat sangat cukup untuk bisa memenangi Pilgub Jatim, mengingat rentang waktu yang sangat cukup, so pasti warga NU akan bersatu, karenanya ini peluang besar bagi PKB untuk mengantar beliau, itupun kalau beliaunya berkenan,” Wakil Ketua DPRD Jatim.

PKB Jatim pun berharap agar Kiai Marzuki berkenan dicalonkan di Pilgub Jatim. Anik mengatakan pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan partai-partai lain untuk membangun koalisi.

“Kami sangat optimis untuk bisa memenangi pilgub ini mengingat selain elektabilitas awal sudah cukup untuk digas pol, apalagi sudah ada beberapa partai yang siap gabung siapapun yang dijcalonkan PKB. Berharap agar beliaunya Kiai Marzuki Berkenan,” ucap dia.

Lebih lanjut,  Anik mengatakan PKB saat ini tengah membuka desk pendaftaran calon kepala daerah. Untuk Pilgub Jatim sendiri, sudah ada beberapa pihak yang mendaftar, baik dari internal partai maupun eksternal. Namun ia enggan mengungkap siapa nama-nama pendaftar tersebut.

“Kami kan masih proses pendaftaran ya. Sesungguhnya ada yang melakukan pendaftaran, ada dari internal, ada eksternal. Adapun tahap berikutnya adalah tetap kami melakukan pendalaman dari semua pihak,” ujarnya.

Diketahui, Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil surbei elektabilitas sejumlah tokoh di bursa Pilgub Jawa Timur 2024. Yang menarik, muncul nama Mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar.

Dalam survei ARCI simulasi enam nama, elektabilitas Khofifah berada di angka 42,1 persen. Kemudian ada nama Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad di angka 13,8 persen.

Kemudian ada Bupati Sumenep yang juga kader PDIP Achmad Fauzi 11,2 persen, Ketua Golkar Jatim M Sarmuji 10,9 persen, lalu ada Mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar 10,7 persen, Menaker RI Ida Fauziyah 9,2 persen. Ada 1,1 persen responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.

Sementara dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Khofifah di angka 49,3 persen. Lalu KH Marzuki di angka 20,5 persen, dan Anwar Sadad 17,7 persen. Ada 12,5 persen responden yang belum menentukan.

Lalu dalam simulasi head to head antara Khofifah melawan KH Marzuki, elektabilitas Ketum PP Muslimat NU itu menguat di angka 59,5 persen. Sementara KH Marzuki di angka 23,7 persen. Ada 16,8 persen responden yang belum menjawab atau belum menentukan.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.