Jumat, 04 Sep 2026 16:07 WIB

Kemensos Latih ODGJ Mandiri Berkebun

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 30 Apr 2024 11:20 WIB
Foto: Kegiatan ODGJ berkebun
Foto: Kegiatan ODGJ berkebun

selalu.id –  Berkebun bagi sebagian orang, mungkin kegiatan yang biasa saja. Namun tidak demikian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Berkebun bisa menjadi sarana terapi yang efektif untuk memulihkan jiwanya agar kembali sehat.

“Ketika berkebun, pikiran menjadi tenang. Beban yang menghimpit   terasa lebih ringan,” kata Peter (52) penerima manfaat (PM) ODGJ yang sedang menjalani  proses pemulihan di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial di Makassar, setelah menjalani perawatan jiwa di rumah sakit.

Peter sudah lima bulan berkebun  tanaman selada hidroponik. Ia sudah mahir memindahkan bibit selada dari media tanam (rockwool) ke dalam netpot. Setiap pagi setelah berolahraga dan membersihkan diri, Peter selalu singgah di greenhouse Sentra Wirajaya untuk melihat perkembangan tanamannya. Saat panen, dari kebun hidroponiknya bisa dihasilkan sekitar 34-38 kilogram selada, dengan harga jual Rp 25.000 per kilogram. Panen terakhir yang baru lalu, Peter bisa mengantongi pendapatan Rp 900.000 dari hasil usahanya berkebun dan uang itu kemudian ia tabung.

Tidak sekedar mencari keuntungan finansial, melalui berkebun Peter juga berlatih berinteraksi dengan orang lain. Selain itu yang lebih penting, dengan berkebun Peter berlatih hidup mandiri dan menjadi manusia seutuhnya yang bermanfaat untuk orang lain. “Kondisinya berbeda jika tinggal di rumah sakit yang aktivitasnya dibatasi supaya tidak mengganggu pasien lain,” kata Peter yang pernah menjadi aparat penegak hukum ini.

Kepala Sentra Wirajaya Nur Alam mengatakan ada tujuh ODGJ lainnya yang ditangani Sentra Wirajaya. Semuanya ditangani secara optimal sesuai kondisi kesehatannya, termasuk diberi obat secara rutin dan diberi kesempatan berkebun atau keterampilan lain sudah mempunyai respon baik.

Nur Alam berkeyakinan,  jika ditangani dengan baik ODGJ bisa pulih, sehat kembali dan mandiri. Jika sudah sehat, Sentra Wirajaya akan mencari keluarganya sehingga ODGJ bisa berkumpul kembali dengan keluarganya serta  hidup berbaur di tengah masyarakat.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.