Senin, 02 Nov 2026 19:30 WIB

Wali Kota Eri Libatkan Warga Tangani Banjir di Surabaya Barat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Mar 2024 14:02 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saya meninjau pembangunan saluran air
Wali Kota Eri Cahyadi saya meninjau pembangunan saluran air

selalu.id - Wali Kota Eri Cahyadi hingga saat ini masih terus berjibaku mengatasi banjir di Surabaya Barat. Fokusnya adalah membangun saluran hingga tanggul di kawasan Pakal Barat, Kecamatan Pakal.

Tanggul sepanjang 1,5 km itu, dibuat untuk menahan luapan air hujan yang berasal dari kawasan Gresik. Pembangunan tanggul itu juga berfungsi sebagai penahan air agar tidak meluber ke rumah-rumah warga.

Baca Juga: Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, dalam proyek penanganan banjir Surabaya barat kali ini masih terus berjalan. Dalam proses pembangunannya, bukan tanpa ada hambatan. Menurut dia, hambatan terbesarnya adalah cara menyalurkan aliran air hingga ke kawasan Benowo Pasar.

Selain itu, kawasan yang akan dilalui saluran air saat ini kondisinya sudah padat penduduk.

"Sungai yang tadinya tujuh meter kini menjadi satu meter. Maka dari itu, kita buatkan tanggul menggunakan batu kumbung," kata Wali Kota Eri, usai sidak pembangunan saluran di Pakal
Barat, Jumat (29/3/2024).

Wali Kota Eri menjelaskan, sebelum dilakukan penanganan, kawasan di Jalan Raya Pakal sering terjadi genangan, bahkan pernah sampai banjir selutut orang dewasa. Tak hanya itu, lanjut dia, di kawasan ini ketika tidak hujan juga pernah banjir, karena dapat kiriman air berasal dari wilayah Kabupaten Gresik.

"Maka dari itu, sebelumnya sempat kita diskusikan bersama RT/RW dan warga setempat untuk penanganan masalah banjir di kawasan ini," jelasnya.

Baca Juga: Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

Sementara itu, Ketua RT 02/RW 03, Pakal Barat 2, Kecamatan Pakal, Gofar mengaku, banjir tahun ini adalah yang terbesar daripada tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, banjir di kawasan ini sempat terjadi sedikitnya 3 kali, meskipun curah hujan waktu tidak terlalu tinggi.

"Banjir bertahun-tahun, yang paling besar di awal tahun ini. Walaupun di tempat saya ini tidak hujan deras, cuma gerimis, tapi kalau daerah Menganti, kemudian Banyu Urip hujan, pasti air turunnya di wilayah saya," ujar Gofar.

Gofar mengungkapkan, setelah dilakukan oleh penanganan oleh oleh Pemerintah Kota (Pemkot), masalah banjir di Surabaya barat sudah teratasi dengan baik.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

"Kemarin waktu banjir, untungnya Pak Wali hadir ke sini, akhirnya tertangani pembangunan saluran di sini. Kami berharap, pembangunan saluran ini bisa memberikan dampak baik bagi warga di sini," ungkapnya.

Di samping itu, Ketua RT 01/RW 03, Kamim mengatakan hal senada dengan Gofar. Penangan banjir tahun ini adalah yang terbesar dari tahun-tahun sebelumnya. Karena sebelumnya hanya dilakukan pengerukan sedimentasi saluran.

"Setelah Pak Eri hadir, ada penanganan. Dulu ada, cuma nggak sebesar ini penanganannya, hanya pengerukan-pengerukan saja. Dengan adanya proyek pembangunan saluran ini, InsyaAllah (banjir) bisa teratasi," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Tujuannya sederhana menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja.

Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Dewi mengaku kaget saat mengetahui motornya raib. Motor itu merupakan satu-satunya kendaraan untuk berangkat kerja.

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pembelian Seragam Dinas di 4 OPD Gunakan APBD 2027

Empat OPD tersebut memiliki mobilitas tinggi karena personelnya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.