Rabu, 22 Jul 2026 21:38 WIB

Eri Cahyadi Diantara Merah dan Kuning

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Mar 2024 17:37 WIB
Foto: Eri Cahyadi
Foto: Eri Cahyadi

selalu.id - Eri Cahyadi diisukan keluar dari Partai Banteng sudah sejak lama bahkan orang nomor satu di Surabaya itu disebut bakal bergabung ke partai Golkar.

Menanggapi isu itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI-Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono enggan menjawab perihal itu. Ia menyebut tidak ada isu tersebut di internal partainya.

“Ojok (jangan) berandai-andai gak mau jawab soal itu. Internal PDIP gak ada juga,” tegas Awi sapaan akrabnya, kepada selalu.id, Senin (18/3/2024).

Terkait pengusungan Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Pilkada 2024 Surabaya, Awi menyampaikan PDI-Perjuangan Surabaya masih menunggu petunjuk teknis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kita akan menunggu petunjuk teknis dari DPP soal Pilwali, biasanya proses yang cukup berjenjang sebelum nanti diputuskan oleh DPP,” ujarnya.

Awi menerangkan bahwa pihaknya juga masih belum membahas pengusungan Bacawalkot tersebut. Sebab, masih fokus dalam penyelesaikan Pilpres dan Pileg.

“Kami juga belum membahas soal itu, kami baru menyelesaikan tahapan pemilu 2024. Jangan terburu-terburu. Kita selesaikan dulu bulan Ramadan ini,” jelasnya.

Saat ditanya apakah mengusung Eri Cahyadi-Armuji kembali, Awi mengungkapkan bahwa hal tersebut kewenangan DPP PDI-Perjuangan.

“Memang saat ini nama yang sering disebut Eri, Armuji yang banyak dibicarakan. Tapi Hak mutlak ke DPP, proses belum dimulai. Kita baru menyelesaikan Pemilu 2024,” terangnya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.