Selasa, 21 Jul 2026 11:26 WIB

Kemensos Fasilitasi 200 Warga Sulteng Dapat Operasi Katarak Gratis

Mensos Risma saat bersama pasien operasi katarak
Mensos Risma saat bersama pasien operasi katarak

selalu.id - Kementerian Sosial bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) serta Himpunan Bersatu Teguh menyelenggarakan Bakti Sosial Operasi Katarak.

Operasi Katarak yang tidak dipungut biaya/ gratis ini dilaksanakan di RSUD Anuntaloko pada tanggal 9 - 10 Maret 2024 yang diperuntukkan bagi masyarakat yang miskin dan tidak mampu yang sedang mengidap penyakit mata katarak.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Menteri Sosial Tri Rismaharini berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah untuk melihat pelaksanaan bakti sosial operasi katarak di RSUD Anuntaloko.

"Awalnya saya kesini sebelumnya ada penyaluran bantuan sosial dan ternyata bertemu dengan banyak warga yang tidak bisa melihat sehingga kita coba siapkan dengan dr. Andreas dengan waktu yang sangat singkat," kata Risma.

Sesuai data per tanggal 10 Maret 2024, sudah ada lebih dari 230 pasien yang telah dilakukan operasi.

"Kegiatan operasi mata yang kita lakukan di Parigi ini memang atas undangan ibu Menteri Sosial dan kita sekarang sudah menggunakan alat mata Phacoemulsification (operasi katarak tanpa jahit) yang pasiennya sudah bisa pulang tanpa ada luka bekas jahitan," jelas dr. Andreas Sofyandi, Ketua Tim Bakti Sosial Operasi Katarak.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Operasi katarak ini melibatkan sebanyak 18 tenaga medis, 6 dokter spesialis, 6 perawat asisten dokter mata, 4 teknisi alat geometri 4, dan 2 dokter lokal.

Para pasien operasi katarak menyambut gembira bakti sosial ini karena biaya operasi katarak yang cukup mahal dan sekarang bisa dilakukan secara gratis.

"Saya dapat informasi adanya operasi katarak ini dari teman, awalnya saya merasakan mata tidak bisa melihat jelas karena pece /lumpur sejak 2 tahun lalu dan saya seorang petani, terima kasih Bu menteri atas adanya bakti sosial gratis ini," imbuh Naswin (55) warga desa Bambalemo, Parigi, Kab Parigi Moutong.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Kementerian Sosial juga menyerahkan paket bantuan sembako untuk seluruh pasien operasi katarak.

Di kesempatan yang sama, Menteri Sosial Risma juga menyerahkan piagam penghargaan atas keterlibatan tenaga kesehatan dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan operasi katarak yang diberikan kepada Bupati Parigi Moutong, Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Parigi Moutong, Kepala Dinas Sosial Kab. Parigi Moutong, Direktur RSUD Anuntaloko, Tim Tenaga Kesehatan RSUD Anuntaloko, dan Tim Himpunan Bersatu Teguh.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.