Senin, 02 Feb 2026 05:02 WIB

Sandiaga Uno Upayakan Harga Tiket Pesawat Domestik Turun

Foto Ilustrasi: Penerbangan domestik
Foto Ilustrasi: Penerbangan domestik

selalu.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melakukan kajian terkait harga tinggi tiket pesawat domestik yang banyak dikeluhkan masyarakat Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menjelaskan, bahwa persoalan pertama adalah terkait kurangnya jumlah pesawat. Kedua, masalah minimnya jumlah penerbangan. Ketiga, masalah ketersediaan kursi bagi penumpang.

"Yes, kami sudah identifikasi," cetus Sandiaga, Rabu (24/1/2024).

Keempat, lanjut Menparekraft merinci, biaya bahan bakar dan beberapa biaya penunjang lainnya. Selain itu, menurut Sandiaga, harga tiket sekarang lebih mahal dibandingkan dengan masa Pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Kemenparekraf mencatat, harga tiket paling mahal berada di wilayah Indonesia Timur dan sejumlah daerah wisata. Salah satu contohnya adalah penerbangan dari Bali ke Sumba, Nusa Tenggara Timur.

"Mahal dari Bali ke Sumba, penerbangan cuma sebentar pakai baling-baling tapi harganya luar biasa, ini salah satu yang dikeluhkan masyarakat," sebut Sandiaga.

Dalam jangka panjang, Sandiaga pun menilai hal ini bisa berdampak negatif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tingginya harga tiket penerbangan domestik bisa berdampak terhadap berkurangnya wisatawan lokal.

Oleh sebab itu Sandiaga mengatakan sedang berkomunikasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, maskapai penerbangan, dan pemerintah daerah untuk mengatasi hal ini.

"Kita ingin agar (harga tiket) lebih terjangkau dan banyak opsi penerbangan ke destinasi wisata," pungkasnya.

Baca Juga: Gandeng Artotel, Kemenekraf Populerkan Game Buatan Anak Negeri

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.