Senin, 07 Sep 2026 12:15 WIB

PGN Suplai 8000 MMBTU par bulan Gas Bumi ke Mayora Indah, Optimasi Ekspansi Layanan di Pasuruan

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 17 Jan 2024 11:36 WIB
PGN
PGN

selalu.id -- Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengoptimasi layanan gas bumi untuk mendukung penggunaan energi bersih dengan menyalurkan gas bumi rata-rata 8.000 MMBtu/ Bulan kepada PT MAYORA INDAH, Tbk. Pabrik yang berlokasi di Jl. Raya Pasuruan - Malang KM 25, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur ini bergerak dibidang makanan olahan dengan jenis produksi wafer dan biskuit.

Mayora Indah telah sepakat dan menandatangani Kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (“PJBG”) dengan PGN dalam hal ini diwakili oleh Heri Frastiono selaku Area Head Pasuruan PGN dan Emroni Kurniawan selaku Senior Factory Manager PT MAYORA INDAH, Tbk dengan ketentuan produk basis kontrak bulanan dan sub produk khusus Bronze 3. Besaran kontrak yang telah disepakati oleh kedua belah pihak pada kondisi normal yaitu minimal 8.050 MMBTU/Bulan dan maksimal 10.465 MMBTU/Bulan.

“PGN berharap para pelanggan dapat merasakan benefit dari energi baik gas bumi dalam meningkatkan produktivitas industri dan produk yang berdaya saing. Selain itu kami juga optimis bahwa pemanfaatan gas bumi dapat berdampak multiplier dalam menumbuhkan dan menggeliatkan kegiatan perekonomian masyarakat disekitar wilayah/pelanggan yang memanfaatkan gas bumi sebagai energi penggeraknya. Hal ini juga selaras dengan visi misi PGN dalam mendukung pemerintah sebagai solusi energi bersih ramah lingkungan dan mencapai target net zero emission pada tahun 2060 melalui peningkatan pemanfaatan gas bumi pada masa transisi energi,” ujar Heri Frastiono, Area Head PGN Pasuruan, 16/1/2024.

Heri berterima kasih atas kepercayaan Mayora Indah yang menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar utama dalam proses produksinya. Diharapkan dengan adanya lokasi pabrik baru di Purwosari dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan turut meningkatkan pertumbuhan perekonomian khususnya di wilayah Pasuruan. PGN memastikan bahwa ekspansi pengembangan infrastruktur gas bumi handal dan aman untuk menyuplai kebutuhan gas di Mayora Indah.

Mayora Indah - Purwosari ini mempercayakan PGN dan menjadikan gas bumi sebagai bahan bakar utama, dimana semua peralatan produksi didesain dengan menggunakan gas bumi yang bersih dan ramah lingkungan. Pabrik ini merupakan pabrik terbaru yang dibangun oleh Mayora Group di provinsi Jawa Timur

PGN Sales and Operation Region III Area Pasuruan telah melayani kebutuhan gas bumi kepada pelanggan industri, komersial dan rumah tangga dimana untuk pelanggan industri sebagian besar bergerak di sektor Food, Chemical, Ceramic, Basic Metal, CNG dan Textile. PGN berkomitmen untuk menjaga ketahanan pasokan gas dan mengalirkan gas bumi secara terus menerus selama 24 jam per hari dan 7 hari dalam sepekan dengan harga yang kompetitif.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.