Jumat, 23 Okt 2026 11:49 WIB

Komisi D DPRD Surabaya Minta RSUD dr Soewandhie Masifkan Layanan Oncology Center

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Nov 2023 15:25 WIB
Oncology Center di RSUD dr Soewandhie
Oncology Center di RSUD dr Soewandhie

selalu.id - RSUD dr Soewandhie telah mengekspansi sektor pelayananannya dengan meresmikan layanan Oncology Center dan Gedung Graha Adyatma, Kamis (16/11/2023) kemarin.

Untuk itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menilai bahwa ekspansi sektor pelayanan ini menjadi wujud komitmen pemkot dalam meningkatkan pelayanan penanganan penderita kanker.

Oleh karenanya, Khusnul meminta sosialisasi terkait adanya layanan Oncology Center di RSUD dr Soewandhie untuk terus dimasifkan. Baginya ini juga peluang memperkenalkan One Stop Service pelayanan kanker dan Medical Tourism.

"Oncology Center ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan bagi para pasien, terutama penderita kanker di Kota Pahlawan. Sebab penderita kanker di Surabaya mencapai ribuan orang. Seperti kanker payudara saja saat ini penderitanya mencapai 1.677 orang," kata Khusnul, Jumat (17/11/2023).

Politisi Perempuan PDI-Perjuangan menyampaikan, penderita kanker tidak perlu berobat ke luar negeri. Lantaran di Oncology Center RSUD dr M Soewandhie pelayanannya sudah sangat lengkap. Di sana terdapat tiga alat canggih untuk menunjang kebutuhan medisnya.

Ketiga alat tersebut yakni, pertama; LINAC Varian Truebeam. Alat dengan sinar-x energi tinggi dan elektron ini dapat membunuh target kanker sebagai radiasi eksterna.

Kedua merupakan Brakhiterapi Bebig Saginova. Alat ini dilengkapi sumber radioaktif Cobalt-60 yang dapat membunuh target kanker dari jarak dekat.

Sedangkan alat ketiga adalah CT Simulator, yang digunakan mensimulasikan posisi penyinaran dan citra pasien untuk treatment radiasi.

"Kita sangat bersyukur, sekarang masyarakat di Kota Surabaya akan semakin mudah dalam mengakses informasi, melakukan skrining kanker, hingga pelayanan pengobatan bagi penderita kanker," ujarnya.

Agar layanan di Oncology Center ini bisa dinikmati semua lapisan masyarakat, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini meminta manajemen RSUD dr M Soewandhie untuk segera menyelesaikan proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan, supaya pasien yang menggunakan jaminan kesehatan BPJS Kesehatan bisa berobat.

"Pihak manajemen RSUD dr Soewandhie menargetkan Desember 2023 layanan di Oncology Center sudah bisa digunakan oleh pasien BPJS. Semoga target itu bisa terealisasi tepat waktu. Bahkan kalau perlu bisa dipercepat. Makanya MoU bisa segera dituntaskan," ungkapnya.

Layanan Oncology Center ini juga, lanjutnya, mendukung upaya Pemkot Surabaya mewujudkan program Medical Tourism Surabaya. Program ini merupakan wisata berbasis kesehatan yang diharapkan bisa menarik wisatawan dari luar negeri untuk berobat ke Surabaya

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman.