Senin, 07 Sep 2026 01:17 WIB

Komisi D DPRD Surabaya Minta RSUD dr Soewandhie Masifkan Layanan Oncology Center

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Nov 2023 15:25 WIB
Oncology Center di RSUD dr Soewandhie
Oncology Center di RSUD dr Soewandhie

selalu.id - RSUD dr Soewandhie telah mengekspansi sektor pelayananannya dengan meresmikan layanan Oncology Center dan Gedung Graha Adyatma, Kamis (16/11/2023) kemarin.

Untuk itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menilai bahwa ekspansi sektor pelayanan ini menjadi wujud komitmen pemkot dalam meningkatkan pelayanan penanganan penderita kanker.

Oleh karenanya, Khusnul meminta sosialisasi terkait adanya layanan Oncology Center di RSUD dr Soewandhie untuk terus dimasifkan. Baginya ini juga peluang memperkenalkan One Stop Service pelayanan kanker dan Medical Tourism.

"Oncology Center ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan bagi para pasien, terutama penderita kanker di Kota Pahlawan. Sebab penderita kanker di Surabaya mencapai ribuan orang. Seperti kanker payudara saja saat ini penderitanya mencapai 1.677 orang," kata Khusnul, Jumat (17/11/2023).

Politisi Perempuan PDI-Perjuangan menyampaikan, penderita kanker tidak perlu berobat ke luar negeri. Lantaran di Oncology Center RSUD dr M Soewandhie pelayanannya sudah sangat lengkap. Di sana terdapat tiga alat canggih untuk menunjang kebutuhan medisnya.

Ketiga alat tersebut yakni, pertama; LINAC Varian Truebeam. Alat dengan sinar-x energi tinggi dan elektron ini dapat membunuh target kanker sebagai radiasi eksterna.

Kedua merupakan Brakhiterapi Bebig Saginova. Alat ini dilengkapi sumber radioaktif Cobalt-60 yang dapat membunuh target kanker dari jarak dekat.

Sedangkan alat ketiga adalah CT Simulator, yang digunakan mensimulasikan posisi penyinaran dan citra pasien untuk treatment radiasi.

"Kita sangat bersyukur, sekarang masyarakat di Kota Surabaya akan semakin mudah dalam mengakses informasi, melakukan skrining kanker, hingga pelayanan pengobatan bagi penderita kanker," ujarnya.

Agar layanan di Oncology Center ini bisa dinikmati semua lapisan masyarakat, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini meminta manajemen RSUD dr M Soewandhie untuk segera menyelesaikan proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan, supaya pasien yang menggunakan jaminan kesehatan BPJS Kesehatan bisa berobat.

"Pihak manajemen RSUD dr Soewandhie menargetkan Desember 2023 layanan di Oncology Center sudah bisa digunakan oleh pasien BPJS. Semoga target itu bisa terealisasi tepat waktu. Bahkan kalau perlu bisa dipercepat. Makanya MoU bisa segera dituntaskan," ungkapnya.

Layanan Oncology Center ini juga, lanjutnya, mendukung upaya Pemkot Surabaya mewujudkan program Medical Tourism Surabaya. Program ini merupakan wisata berbasis kesehatan yang diharapkan bisa menarik wisatawan dari luar negeri untuk berobat ke Surabaya

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.