Senin, 07 Sep 2026 04:37 WIB

Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan di Surabaya Usai, Krembangan Juara Pertama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Okt 2023 09:03 WIB
Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan
Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan

selalu.id - Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan yang merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Surabaya untuk menggalakkan geliat euforia Piala Dunia U-17 yang diadakan di Surabaya akhirnya telah sampai pada puncaknya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmi memberikan piala kemenangan kepada Kecamatan Krembangan yang sukses meraih juara pertama setelah mengalahkan Jambangan dalam babak final yang digelar di Lapangan Sepak Bola Mulyorejo Surabaya, Senin (30/10/2023) petang.

Turnamen yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu merupakan salah satu kegiatan dalam menyemarakkan Piala Dunia U-17 tahun 2023. Juga bertujuan untuk mencari bibit prestasi di bidang olahraga sepak bola.

Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajaran di lingkup Pemkot Surabaya menyaksikan langsung jalannya pertandingan babak final tersebut. Bahkan, ia mengaku takjub dengan atmosfer pertandingan final turnamen sepak bola ini.

"Alhamdulillah luar biasa perebutan juara 1, 2, 3 dan 4. Itu sampai penendang penaltinya semua berhasil, sehingga dalam aturannya (diakhiri) lewat adu (lempar) koin dan akhirnya Kecamatan Krembangan yang menjadi juara pertama," kata Wali Kota Eri Cahyadi ditemui usai pertandingan.

Wali Kota Eri memandang bahwa dalam turnamen ini yang terpenting bukanlah siapa yang menjadi pemenang. Namun yang terpenting adalah potensi bakat anak-anak Surabaya dalam bidang sepak bola ternyata sangat luar biasa.

"Ini yang akan kita bina terus, karena nanti mantan-mantan pemain Persebaya, saya minta untuk mengambil pemain-pemain yang dari semua tingkat kecamatan yang terbaik diambil, kita kumpulan jadi satu kita bina lagi. Jadi nanti kita akan adakan pertandingan ujicoba dengan kota-kota lainnya," ujarnya.

Wali Kota Eri juga mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya memiliki Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sekolah Sepak Bola. Peserta Diklat tersebut, salah satunya diambil dari para pelajar sekolah yang berbakat di bidang sepak bola.

"Termasuk dari pertandingan-pertandingan ini kita ambil yang terbaik, kita kumpulkan. Nanti di situ nanti akan ikut Diklatnya Pemkot Surabaya. Jadi nanti pertandingan apapun, mereka kita kirim dan yang melatih adalah teman-teman legendanya Persebaya," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menambahkan, bahwa final turnamen sepak bola antar kecamatan ini memperebutkan juara 1, 2, 3 dan 4.

"Pertandingan final kita pusatkan di Lapangan Sepak Bola Mulyorejo sejak pukul 15.00 - 16.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pada pukul 16.00 - selesai," kata Wiwiek di tengah acara.

Pertandingan pertama antara Kecamatan Gunung Anyar dengan Wiyung memperebutkan juara 3 dan 4. Sedangkan pertandingan kedua antara Kecamatan Krembangan dan Jambangan memperebutkan juara 1 dan 2.

Menurut Wiwiek, selain menyemarakkan Piala Dunia U-17, turnamen sepak bola ini sekaligus untuk mencari talent scouting. Artinya, turnamen ini bertujuan untuk mencari bakat yang nanti akan dilakukan oleh Diklat Sepak Bola Surabaya.

"Kita kan punya Diklat Sepak Bola. Nah, ini kita minta juga mereka mulai kemarin dari kelurahan itu mencari itu. Paling tidak (nanti) akan dilakukan pembibitan sejak awal," pungkasnya.

Sebagai diketahui, Turnamen Sepak Bola antar kecamatan ini telah dimulai sejak tanggal 23-30 Oktober 2023. Pertandingan turnamen ini digelar di Lapangan Sepak Bola Jambangan dan Mulyorejo Surabaya.

Adapun tim yang berhasil menjadi juara pertama adalah Kecamatan Krembangan dan berhak menerima uang pembinaan Rp10 juta. Kemudian juara dua, diraih Kecamatan Jambangan dan berhak menerima uang pembinaan Rp7,5 juta.

Sedangkan juara ketiga, diraih oleh Kecamatan Wiyung dan berhak menerima uang pembinaan Rp5 juta. Sementara untuk juara 4 atau harapan 1, diraih Kecamatan Gunung Anyar dan berhak menerima uang pembinaan Rp3 juta.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.