Rabu, 04 Feb 2026 06:00 WIB

Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan di Surabaya Usai, Krembangan Juara Pertama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Okt 2023 09:03 WIB
Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan
Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan

selalu.id - Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan yang merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Surabaya untuk menggalakkan geliat euforia Piala Dunia U-17 yang diadakan di Surabaya akhirnya telah sampai pada puncaknya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmi memberikan piala kemenangan kepada Kecamatan Krembangan yang sukses meraih juara pertama setelah mengalahkan Jambangan dalam babak final yang digelar di Lapangan Sepak Bola Mulyorejo Surabaya, Senin (30/10/2023) petang.

Turnamen yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu merupakan salah satu kegiatan dalam menyemarakkan Piala Dunia U-17 tahun 2023. Juga bertujuan untuk mencari bibit prestasi di bidang olahraga sepak bola.

Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajaran di lingkup Pemkot Surabaya menyaksikan langsung jalannya pertandingan babak final tersebut. Bahkan, ia mengaku takjub dengan atmosfer pertandingan final turnamen sepak bola ini.

"Alhamdulillah luar biasa perebutan juara 1, 2, 3 dan 4. Itu sampai penendang penaltinya semua berhasil, sehingga dalam aturannya (diakhiri) lewat adu (lempar) koin dan akhirnya Kecamatan Krembangan yang menjadi juara pertama," kata Wali Kota Eri Cahyadi ditemui usai pertandingan.

Wali Kota Eri memandang bahwa dalam turnamen ini yang terpenting bukanlah siapa yang menjadi pemenang. Namun yang terpenting adalah potensi bakat anak-anak Surabaya dalam bidang sepak bola ternyata sangat luar biasa.

"Ini yang akan kita bina terus, karena nanti mantan-mantan pemain Persebaya, saya minta untuk mengambil pemain-pemain yang dari semua tingkat kecamatan yang terbaik diambil, kita kumpulan jadi satu kita bina lagi. Jadi nanti kita akan adakan pertandingan ujicoba dengan kota-kota lainnya," ujarnya.

Wali Kota Eri juga mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya memiliki Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sekolah Sepak Bola. Peserta Diklat tersebut, salah satunya diambil dari para pelajar sekolah yang berbakat di bidang sepak bola.

"Termasuk dari pertandingan-pertandingan ini kita ambil yang terbaik, kita kumpulkan. Nanti di situ nanti akan ikut Diklatnya Pemkot Surabaya. Jadi nanti pertandingan apapun, mereka kita kirim dan yang melatih adalah teman-teman legendanya Persebaya," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menambahkan, bahwa final turnamen sepak bola antar kecamatan ini memperebutkan juara 1, 2, 3 dan 4.

"Pertandingan final kita pusatkan di Lapangan Sepak Bola Mulyorejo sejak pukul 15.00 - 16.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pada pukul 16.00 - selesai," kata Wiwiek di tengah acara.

Pertandingan pertama antara Kecamatan Gunung Anyar dengan Wiyung memperebutkan juara 3 dan 4. Sedangkan pertandingan kedua antara Kecamatan Krembangan dan Jambangan memperebutkan juara 1 dan 2.

Menurut Wiwiek, selain menyemarakkan Piala Dunia U-17, turnamen sepak bola ini sekaligus untuk mencari talent scouting. Artinya, turnamen ini bertujuan untuk mencari bakat yang nanti akan dilakukan oleh Diklat Sepak Bola Surabaya.

"Kita kan punya Diklat Sepak Bola. Nah, ini kita minta juga mereka mulai kemarin dari kelurahan itu mencari itu. Paling tidak (nanti) akan dilakukan pembibitan sejak awal," pungkasnya.

Sebagai diketahui, Turnamen Sepak Bola antar kecamatan ini telah dimulai sejak tanggal 23-30 Oktober 2023. Pertandingan turnamen ini digelar di Lapangan Sepak Bola Jambangan dan Mulyorejo Surabaya.

Adapun tim yang berhasil menjadi juara pertama adalah Kecamatan Krembangan dan berhak menerima uang pembinaan Rp10 juta. Kemudian juara dua, diraih Kecamatan Jambangan dan berhak menerima uang pembinaan Rp7,5 juta.

Sedangkan juara ketiga, diraih oleh Kecamatan Wiyung dan berhak menerima uang pembinaan Rp5 juta. Sementara untuk juara 4 atau harapan 1, diraih Kecamatan Gunung Anyar dan berhak menerima uang pembinaan Rp3 juta.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.