Jumat, 23 Okt 2026 00:55 WIB

Sambangi Gubernur, Duta Besar Inggris Siap Bantu Pengembangan Ekonomi Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Des 2021 23:15 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins

Surabaya (selalu.id) - Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Mr Owen Jenkins memuji kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dinilainya berhasil mengatasi pandemi Covid-19 di provinsi terluas di Pulau Jawa tersebut.

Pujian tersebut diutarakan Owen saat menemui Khofifah di Gedung Negara Grahadi dalam lawatannya ke Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (1/12/2021) malam.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Owen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras yang ditunjukkan Khofifah dalam mengerem angka penularan dan kematian akibat Covid-19.

"Kepemimpinan Ibu Gubernur dalam mengatasi Covid-19 di Jawa Timur sangat luar biasa. Dari yang sebelumnya Jawa Timur berkategori risiko tinggi menjadi wilayah dengan risiko rendah dalam waktu yang cukup singkat," kata Owen.

Dalam kesempatan tersebut, Owen juga menyampaikan keinginannya untuk semakin memperkuat kerjasama antara Inggris dan Jawa Timur dalam berbagai bidang. Diantaranya transportasi, ekonomi kreatif, dan energi baru terbarukan.

"Kami siap mendukung rencana Ibu Gubernur untuk mewujudkan konektivitas Jawa Timur melalui pembangunan sarana perkeretaapian. Termasuk juga pengembangan kawasan ekonomi khusus di Malang terkait ekonomi kreatif," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih kepada Duta Besar Inggris yang telah mengapresiasi pencapaian Jawa Timur dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Khofifah mengatakan, bahwa semakin melandainya situasi Covid-19 di Jawa Timur merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. Mulai dari dokter, perawat, tenaga kesehatan, TNI/Polri, Ormas, tokoh agama, dan masyarakat umum.

"Tanpa kerjasama dan kerja keras semua, saya yakin angka Covid di Jatim tidak akan secepat ini bisa melandai," tutur Khofifah.

Terkait potensi kerjasama dibidang energi baru terbarukan, Khofifah menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah kepulauan Jawa Timur.

Menurut Khofifah, melimpahnya cahaya matahari di Indonesia membuat panel surya menjadi salah satu solusi terbaik guna mendongkrak rasio elektrifikasi di wilayah-wilayah kepulauan Jawa Timur.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

"Di wilayah-wilayah terpencil kepulauan jika harus 'narik kabel' bawah laut atau pemasangan jalur tentu sangat mahal. Pun begitu dengan genset karena memerlukan bahan bakar. Karenanya yang paling solutif adalah penggunaan panel surya," imbuhnya,

Jika elektrifikasi ini menggunakan panel surya ini terwujud, Khofifah optimistis kesejahteraan masyarakat Jatim di Wilayah Kepulauan juga akan ikut terdongkrak.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan bahwa berdasarkan data BPS Jatim, sejak tahun 2017-2021 neraca perdagangan Jawa Timur dengan Inggris menunjukkan surplus bagi Jawa Timur setiap tahunnya. Khususnya untuk periode Januari-Agustus 2020 senilai US $ 145,04 juta.

"Nilai ekspor Jawa Timur ke Inggris mencapai US $ 229,52 juta dan nilai impor Jawa Timur dari Inggris sebesar US $ 84,48 juta," jelasnya.

Komoditi penyumbang ekspor non migas Jawa Timur ke Inggris antara lain kayu, barang dari kayu, kendaraan dan bagiannya, daging dan ikan olahan, mesin/peralatan listrik, alas kaki, perabot, penerangan rumah, bahan kimia organik, perangkat musik, kertas/karton, kopi, teh dan rempah-rempah.

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Sementara untuk impor Jawa Timur dari Inggris diantaranya bubur kayu/pulp, besi dan baja, mesin-mesin/pesawat mekanik, plastik dan barang dari plastik, kertas/karton; bahan kimia organik, sari bahan samak dan celup, berbagai produk kimia, minyak atsiri, kosmetik wangi-wangian, garam, belerang dan kapur.

Selanjutnya, dari sisi investasi Inggris di Jawa Timur, pada periode Tahun 2010 sampai dengan September Tahun 2021, tercatat sebanyak 23 bidang usaha di 8 Kabupaten dan Kota dengan nilai investasi mencapai US$ 142,38 juta. Bidang usaha terbesar yang dikembangkan yaitu sektor industri makanan, industri kayu, industri karet dan plastik, dan industri lainnya, listrik/gas dan air, perdagangan dan reparasi, perumahan/kawasan industri dan perkantoran dan jasa lainnya.

Sementara itu, turut hadir mendampingi Dubes Owen, Emma Palios Deputy Head of Second Cities Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Ivy Kamadjaja Konsul Kehormatan Inggris di Surabaya, dan Oliver Richards Country Director UK Department for International Trade.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah dan Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Mr. Owen Jenkins turut menyaksikan dua penandatanganan Mutual of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman.

Diantaranya, pertama, MoU antara Shire Oak dan Jatim Grha Utama (JGU), kesepakatan terkait pemasangan panel surya (solar panel) di tiga properti JGU. Kedua, penandatanganan MoU antara Liverpool John Moore University (LJMU) dengan ITS terkait kesepakatan pengembangan techno science park ITS. LJMU telah sepakat untuk memberikan serangkaian peningkatan kapasitas bagi dosen ITS dan transfer teknologi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.