Selasa, 21 Jul 2026 02:48 WIB

Eri Cahyadi Rencanakan Penambahan Insentif Guru Ngaji di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Okt 2020 02:25 WIB
Cawali Eri Cahyadi
Cawali Eri Cahyadi

Surabaya (selalu.id) - Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi, bakal meningkatkan insentif guru keagamaan, termasuk para guru ngaji TPQ. 

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Menurut Eri, selama ini Pemkot Surabaya telah memberikan perhatian besar kepada para guru TPQ dengan memberikan insentif sebesar Rp400 ribu perbulan.

"Untuk guru TPQ, nantinya kita tambah menjadi Rp500 ribu perbulan. Itu bentuk perhatian kepada beliau-beliau yang mengabdikan diri  membentuk karakter warga berakhlakul karimah. Demikian pula guru keagamaan semua lintas agama akan mendapat perhatian yang sama," jelas Eri disela menghadiri deklarasi dukungan dari para guru ngaji TPA/TPQ dan Khotmil Quran, di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Kamis (15/10/2020).

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengatakan, Surabaya akan menjadi kota yang nyaman dan aman ketika orang-orangnya memiliki akhlakul karimah. Akhlak yang baik itu, perlu dibentuk sejak masih anak-anak sehingga akan terpatri sejak kecil.

"Siapakah yang paling pas menjadi pemimpin sejati itu? Yakni mereka yang paling dekat dengan maysarakat dan anak-anak. Salah satunya adalah para guru ngaji. Beliau-beliau ini yang membentuk karakter akhlakul karimah anak-anak Surabaya dari sisi agama. Makanya sudah sewarjarnya jika kami akan memberikan perhatian kepada beliau-beliau, meski beliau-beliau juga ikhlas mengajarnya," ungkapnya.

Eri menegaskan, pembangunan pekerjaan infrastruktur di Kota Pahlawan sudah hampir selesai semua. Ke depan waktunya pembangunan sumber daya manusia (SDM). 

"Harapan saya adalah, jika nanti generasi penerus ini memiliki akhlak yang baik, saat mereka menjadi pemimpin kelak atas landasan agama, pasti untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan pribadi," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Wadah Guru Ngaji Surabaya (Wak Gus), Muhammad Alfan mengatakan, dukungan kepada pasangan Eri Cahyadi-Armudji dijatuhkan para guru ngaji berdasarkan musyawarah yang telah dilakukan, karena pasangan ini akan meneruskan kebaikan-kebaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Kita telah sepakat dan tekad bulat untuk mendukung Eri Cahyadi. Beliau telah berkomitmen untuk meneruskan kebaikan-kebaikan Bu Risma. Sesuatu yang baik jika diteruskan, hasilkan akan menjadi lebih baik. Makanya para guru ngaji yang tergabung dalam Wak Gus mendukung Eri-Armduji," ungkapnya.

Rencana Eri Cahyadi yang akan menambah insentif para guru ngaji jika menjadi wali kota Surabaya nanti, lanjutnya, merupakan langkah yang sangat tepat. Sebab hal itu sebagai bentuk semangat dan apresiasi dari Eri Cahyadi.

"Total guru ngaji di Surabaya yang telah mendapat insentif dari Pemkto Surabaya itu sebsar 11.700 orang. Tentunya jika insentif ini ditambah, akan semakin meningkatkan kesejahteraan mereka. Tentu kami akan menyambut baik rencana Mas Eri Cahyadi tersebut. Semoga beliau jadi wali kota penerus Bu Risma," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.