Jumat, 25 Sep 2026 11:29 WIB

Eri Cahyadi Rencanakan Penambahan Insentif Guru Ngaji di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Okt 2020 02:25 WIB
Cawali Eri Cahyadi
Cawali Eri Cahyadi

Surabaya (selalu.id) - Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi, bakal meningkatkan insentif guru keagamaan, termasuk para guru ngaji TPQ. 

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Menurut Eri, selama ini Pemkot Surabaya telah memberikan perhatian besar kepada para guru TPQ dengan memberikan insentif sebesar Rp400 ribu perbulan.

"Untuk guru TPQ, nantinya kita tambah menjadi Rp500 ribu perbulan. Itu bentuk perhatian kepada beliau-beliau yang mengabdikan diri  membentuk karakter warga berakhlakul karimah. Demikian pula guru keagamaan semua lintas agama akan mendapat perhatian yang sama," jelas Eri disela menghadiri deklarasi dukungan dari para guru ngaji TPA/TPQ dan Khotmil Quran, di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Kamis (15/10/2020).

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengatakan, Surabaya akan menjadi kota yang nyaman dan aman ketika orang-orangnya memiliki akhlakul karimah. Akhlak yang baik itu, perlu dibentuk sejak masih anak-anak sehingga akan terpatri sejak kecil.

"Siapakah yang paling pas menjadi pemimpin sejati itu? Yakni mereka yang paling dekat dengan maysarakat dan anak-anak. Salah satunya adalah para guru ngaji. Beliau-beliau ini yang membentuk karakter akhlakul karimah anak-anak Surabaya dari sisi agama. Makanya sudah sewarjarnya jika kami akan memberikan perhatian kepada beliau-beliau, meski beliau-beliau juga ikhlas mengajarnya," ungkapnya.

Eri menegaskan, pembangunan pekerjaan infrastruktur di Kota Pahlawan sudah hampir selesai semua. Ke depan waktunya pembangunan sumber daya manusia (SDM). 

"Harapan saya adalah, jika nanti generasi penerus ini memiliki akhlak yang baik, saat mereka menjadi pemimpin kelak atas landasan agama, pasti untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan pribadi," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Wadah Guru Ngaji Surabaya (Wak Gus), Muhammad Alfan mengatakan, dukungan kepada pasangan Eri Cahyadi-Armudji dijatuhkan para guru ngaji berdasarkan musyawarah yang telah dilakukan, karena pasangan ini akan meneruskan kebaikan-kebaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Kita telah sepakat dan tekad bulat untuk mendukung Eri Cahyadi. Beliau telah berkomitmen untuk meneruskan kebaikan-kebaikan Bu Risma. Sesuatu yang baik jika diteruskan, hasilkan akan menjadi lebih baik. Makanya para guru ngaji yang tergabung dalam Wak Gus mendukung Eri-Armduji," ungkapnya.

Rencana Eri Cahyadi yang akan menambah insentif para guru ngaji jika menjadi wali kota Surabaya nanti, lanjutnya, merupakan langkah yang sangat tepat. Sebab hal itu sebagai bentuk semangat dan apresiasi dari Eri Cahyadi.

"Total guru ngaji di Surabaya yang telah mendapat insentif dari Pemkto Surabaya itu sebsar 11.700 orang. Tentunya jika insentif ini ditambah, akan semakin meningkatkan kesejahteraan mereka. Tentu kami akan menyambut baik rencana Mas Eri Cahyadi tersebut. Semoga beliau jadi wali kota penerus Bu Risma," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.