Senin, 02 Nov 2026 22:59 WIB

Wali Kota Eri Ceritakan Pengalaman Tangani Pandemi Covid-19 di Forum Internasional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 04 Mei 2023 13:15 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menceritakan pengalamannya menangani Covid-19 dengan gotong royong masyarakat di Kota Surabaya dalam forum internasional yang bertajuk Melampaui Covid-19, Kesiapsiagaan, Keamanan, Kesehatan, dan Manajemen Risiko untuk Meningkatkan Ketahanan, pada Rabu (3/5/2023)

Wali Kota Eri Cahyadi mewakili Indonesia membagikan pengalamannya itu di hadapan perwakilan WHO dan UNDRR (UN Office for Disaster Risk Reduction) atau Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Strategi Internasional Pengurangan Risiko Bencana.

Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa meski kota metropolitan, Kota Surabaya memiliki karakter kultural yang berbeda dengan kota-kota besar lainnya. Ia menilai Kota Surabaya memiliki semangat kolaborasi yang kuat, yang dalam bahasa lokal disebut sebagai gotong royong.

Tak hanya itu, ia mendapat apresiasi oleh perwakilan WHO karena langsung bergerak memadukan pendekatan sains dan gotong royong yang kemudian menempatkan Kota Surabaya sebagai kota terdepan di Indonesia dalam penanganan Covid-19.

“WHO mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya, tetapi itu bukan hanya kerja dari Pemkot Surabaya saja. Melainkan kerja dari semua tenaga kesehatan, masyarakat, relawan, dan stakeholder yang ada di Kota Surabaya. Serta kebersamaan antara pemkot dengan masyarakatnya dan pihak rumah sakit swasta maupun negeri yang ada di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi seusai mengikuti forum tersebut.

Kata dia, WHO ingin mengetahui cara koordinasi Wali Kota Eri Cahyadi terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta jajaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) dalam proses percepatan pengendalian pandemi Covid-19 di Kota Surabaya.

Karenanya, pemkot mendigitalisasi seluruh rekam medik di fasilitas kesehatan, sehingga penanganan kepada pasien diharapkan lebih cepat dan optimal.

“Saya sampaikan bahwa Surabaya memiliki data terkait dengan yang sakit, blocking area, termasuk vaksinasi yang  bisa dilihat oleh Kementerian dan Gubernur. Sebab, Surabaya adalah kota terbanyak melaksanakan vaksin yang sempat mencapai rekor 50.000 dalam satu hari di Indonesia. Serta, melakukan tracing dengan rasio 1:25, yakni salah satu yang tertinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Eri juga enjelaskan bahwa tracing sangat terbantu oleh gerakan gotong royong para relawan. Mereka keluar-masuk kampung untuk menelusuri kontak erat pasien positif, lalu dilakukan pengetesan untuk segera meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Itu semua dilakukan oleh TNI/Polri, masyarakat, dan semua tenaga kesehatan yang luar biasa. Bahkan Surabaya sempat membantu Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik terkait bantuan tenaga kesehatan dan mobil vaksin,” jelasnya.

Karenanya, pandemi Covid-19 ini kemudian memberi pelajaran berharga bagi Pemkot Surabaya untuk melakukan berbagai pembenahan pelayanan kesehatan di Surabaya.

Sehingga melalui pengalaman tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya segera menyusun menejemen risiko SOP pengendalian Covid-19 di Kota Surabaya.

“Jikalau ada kejadian seperti itu atau ada yang mirip seperti itu maka langkah apa yang akan kita ambil kita sudah punya. Dan itu menjadi pengalaman ketika terjadi musibah yang besar seperti pandemi Covid-19. InsyaAllah kita sudah siap ketika sudah menghadapi gelombang penyakit yang hampir sama dengan Covid-19 melalui menejemen risiko dengan tahapan yang kita buat,” terangnya.

Meski begitu, Eri memastikan, melalui pengalaman tersebut, Pemkot Surabaya bersama masyarakat memperkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Seperti di fasilitas-fasilitas publik seperti pasar, mall, hingga rumah tangga.

Karenanya, kolaborasi dan gotong royong menjadi kewajiban yang harus dilakukan untuk menyelesaikan berbagai masalah kesehatan.

“Karena dari pengalaman Covid-19 kita perkuat PHBS, akhirnya itu menjadi kebiasaan. Semoga langkah-langkah pencegahan dan penanganan itu bisa mengeliminasi Covid-19 maupun penyakit lainnya,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan 5 Rumah Pompa Baru Beroperasi Desember

Editor : Ading
Berita Terbaru

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat