Selasa, 21 Jul 2026 20:26 WIB

'Mengetuk Pintu Langit' untuk Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Agu 2020 14:22 WIB
Para Gus dan Kiai di lingkungan 'Nderesmo'
Para Gus dan Kiai di lingkungan 'Nderesmo'

Surabaya (selalu.id) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi, mendapat dukungan dan restu dari keluarga besar kalangan kiai dan gus di kompleks pesantren 'Ndresmo', untuk menjadi wali kota Surabaya. Hal ini semakin menambah gelombang dukungan ke Eri untuk meneruskan kepemimpinan Tri Rismaharini.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Minggu malam (23/8/2020), di dua tempat di kawasan Sidosermo, para kiai dan gus saling bersilaturahim sekaligus menyatakan permintaan serta restunya kepada Eri sebagai calon wali kota Surabaya. Kiai dan gus yang hadir mayoritas adalah dzurriyah para perintis pesantren di kawasan religius tersebut. 

Di antaranya adalah KH Mas Jamal Sulem, Kiai Mas Muqimus Sunnah, Kiai Mas Ali Charozim, Kiai Mas Cholil Yasin, KH Mas Toha,  Kiai Mas Nasir, Kiai Mas Muzammil, Kiai Mas Uzair, Mas Bunyamin Faiq, Mas Nanang Masroch, Mas Charisuddin Sakti, Mas Sulton, Mas Izzul, Mas Muchayyin, Mas Faisol,  Mas Arwani amin, Mas Daud Faisal, Mas Fahmi, Mas Mudhoffar, Mas Firdaus.

Hadir pula Kiai Mas Yusuf Muhajir, Kiai Mas Abdullah Muhajir, Kiai Mas Baidlowi, Kiai Mas Masak, Kiai Mas Amak Zubair, Kiai Mas Rofi, Kiai Mas Abd Kodir, Kiai Mas Sidik, Kiai Mas Ahmad, dan Gus Udin.

Kawasan 'Ndresmo' sendiri, atau dikenal sebagai Sidosermo atau Sidoresmo, adalah kawasan pesantren yang sangat legendaris di Surabaya. Di tempat inilah, sejak ribuan tahun lalu dilakukan dakwah Islam hingga saat ini di tengah kemajuan Kota Pahlawan. Kini, ada sekitar 20 pesantren di kawasan tersebut.

KH Mas Jamal Sulem mengatakan, keluarga Ndresmo memberikan dukungan dan restu kepada Eri Cahyadi untuk bisa dicalonkan menjadi wali kota sebagai bentuk ibadah, karena diharapkan bisa memberi kemaslahatan kepada umat.

"Kita berdoa kepada Allah SWT, mengetuk pintu langit agar Mas Eri ditakdirkan menjadi wali kota Surabaya," ujar Gus Jamal, panggilan akrab KH Mas Jamal Sulem.

Hal yang sama juga ditegaskan Kiai Mas Fahmi dari Ponpes At-Tauhid. 

"Majunya Mas Eri Cahyadi sebagai walikota Surabaya ini adalah sebuah berkah, karena selain masih muda, Mas Erilah yang mengerti tentang program program baik yang sudah dijalankan Bu Risma, sehingga dipilihnya Mas Eri Sebagai Walikota Surabaya adalah sebuah keberkahan," tegas Gus Fahmi.

Dukungan juga mengalir dari para kiai dan gus yang bersilaturahim di kediaman KH Imam, Nderesmo Kidul. Pertemuan dihadiri beberapa kiai, di antaranya KH Mas Yusuf, KH Imam, dan belasan kiai serta gus dari kawasan Ndresmo. 

"Kami dukung Mas Eri Cahyadi maju sebagai wali kota Surabaya, karena kami tahu cara kerja Mas Eri, apalagi beliau orangnya santun dan mau mendengarkan nasehat nasehat para kiai," Ujar KH Mas Yusuf yang merupakan pengasuh Ponpes an-Najiyah, yang dulunya diasuh pahlawan nasional KH Mas Mansur. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter.