Jumat, 25 Sep 2026 11:01 WIB

'Mengetuk Pintu Langit' untuk Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Agu 2020 14:22 WIB
Para Gus dan Kiai di lingkungan 'Nderesmo'
Para Gus dan Kiai di lingkungan 'Nderesmo'

Surabaya (selalu.id) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi, mendapat dukungan dan restu dari keluarga besar kalangan kiai dan gus di kompleks pesantren 'Ndresmo', untuk menjadi wali kota Surabaya. Hal ini semakin menambah gelombang dukungan ke Eri untuk meneruskan kepemimpinan Tri Rismaharini.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Minggu malam (23/8/2020), di dua tempat di kawasan Sidosermo, para kiai dan gus saling bersilaturahim sekaligus menyatakan permintaan serta restunya kepada Eri sebagai calon wali kota Surabaya. Kiai dan gus yang hadir mayoritas adalah dzurriyah para perintis pesantren di kawasan religius tersebut. 

Di antaranya adalah KH Mas Jamal Sulem, Kiai Mas Muqimus Sunnah, Kiai Mas Ali Charozim, Kiai Mas Cholil Yasin, KH Mas Toha,  Kiai Mas Nasir, Kiai Mas Muzammil, Kiai Mas Uzair, Mas Bunyamin Faiq, Mas Nanang Masroch, Mas Charisuddin Sakti, Mas Sulton, Mas Izzul, Mas Muchayyin, Mas Faisol,  Mas Arwani amin, Mas Daud Faisal, Mas Fahmi, Mas Mudhoffar, Mas Firdaus.

Hadir pula Kiai Mas Yusuf Muhajir, Kiai Mas Abdullah Muhajir, Kiai Mas Baidlowi, Kiai Mas Masak, Kiai Mas Amak Zubair, Kiai Mas Rofi, Kiai Mas Abd Kodir, Kiai Mas Sidik, Kiai Mas Ahmad, dan Gus Udin.

Kawasan 'Ndresmo' sendiri, atau dikenal sebagai Sidosermo atau Sidoresmo, adalah kawasan pesantren yang sangat legendaris di Surabaya. Di tempat inilah, sejak ribuan tahun lalu dilakukan dakwah Islam hingga saat ini di tengah kemajuan Kota Pahlawan. Kini, ada sekitar 20 pesantren di kawasan tersebut.

KH Mas Jamal Sulem mengatakan, keluarga Ndresmo memberikan dukungan dan restu kepada Eri Cahyadi untuk bisa dicalonkan menjadi wali kota sebagai bentuk ibadah, karena diharapkan bisa memberi kemaslahatan kepada umat.

"Kita berdoa kepada Allah SWT, mengetuk pintu langit agar Mas Eri ditakdirkan menjadi wali kota Surabaya," ujar Gus Jamal, panggilan akrab KH Mas Jamal Sulem.

Hal yang sama juga ditegaskan Kiai Mas Fahmi dari Ponpes At-Tauhid. 

"Majunya Mas Eri Cahyadi sebagai walikota Surabaya ini adalah sebuah berkah, karena selain masih muda, Mas Erilah yang mengerti tentang program program baik yang sudah dijalankan Bu Risma, sehingga dipilihnya Mas Eri Sebagai Walikota Surabaya adalah sebuah keberkahan," tegas Gus Fahmi.

Dukungan juga mengalir dari para kiai dan gus yang bersilaturahim di kediaman KH Imam, Nderesmo Kidul. Pertemuan dihadiri beberapa kiai, di antaranya KH Mas Yusuf, KH Imam, dan belasan kiai serta gus dari kawasan Ndresmo. 

"Kami dukung Mas Eri Cahyadi maju sebagai wali kota Surabaya, karena kami tahu cara kerja Mas Eri, apalagi beliau orangnya santun dan mau mendengarkan nasehat nasehat para kiai," Ujar KH Mas Yusuf yang merupakan pengasuh Ponpes an-Najiyah, yang dulunya diasuh pahlawan nasional KH Mas Mansur. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.