Senin, 02 Feb 2026 20:04 WIB

Pasar Kembang akan Direvitalisasi jadi Pusat Jajanan Tradisional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Feb 2023 20:25 WIB

selalu.id - Pemkot Surabaya rencananya akan menjadikan Pasar Kembang Pusat Grosir yang berada di Kecamatan Tegalsari jadi pusat jajanan tradisional.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Surabaya, Agus Priyo mengatakan rencana tersebut merupakan salah satu program Pemkot terkait revitalisasi dan pengembangan pasar. Rencana ini juga sebagai langkah pemulihan Pasar Kembang pasca kebakaran pada Agustus 2021.

Baca Juga: Pasar Kembang Hampir Rampung, Komisi B DPRD Surabaya Soroti Surat Sewa Stand

"Kalau memang bisa direalisasikan tahun ini, tahun ini juga akan kita geber supaya pedagang UMKM yang jualan kue jajanan pasar bisa masuk," kata Agus Priyo, Jumat (24/2/2023).

Sebelum terjadinya kebakaran, area lantai 2 Pasar Kembang bisa menampung 220 pedagang jajanan tradisional. Setelah direnovasi, nantinya area tersebut diperkirakan dapat menampung sebanyak 600 pedagang.

"Sekarang yang eksisting kurang lebih 220 pedagang. Kalau kita bisa bangun revitalisasi sisa kebakaran, kita bisa kumpulkan total 600 pedagang. Jadi ada kesempatan besar bagi UMKM-UMKM masuk," ujarnya.

Menurutnya, revitalisasi pasar tradisional ini mendukung program Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam menggeber perekonomian UMKM. Pun demikian dengan pengembangan pasar tradisional lain yang berada di bawah PD Pasar Surya.

"Karena ini kan semangat Pak Wali Kota untuk mengembangkan UMKM. Beberapa prioritas sudah kita susun, mapping area untuk pasar-pasar mana saja, tapi saat ini Pasar Kembang menjadi prioritas utama," jelasnya.

Baca Juga: Penertiban Pasar Saat Ramadan, DPRD Surabaya: Itu Bisa Matikan Ekonomi Rakyat

Ia juga menyebutkan, bahwa selama ini Pasar Kembang menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi UMKM Surabaya. Bahkan, dalam satu malam, para pedagang jajanan tradisional di Pasar Kembang mampu meraih omset Rp 2-6 juta.

Oleh sebab itu, Agus optimis ketika nanti direvitalisasi, perputaran ekonomi di Pasar Kembang akan semakin meningkat. Terlebih, kapasitas pedagang yang berjualan juga akan bertambah.

"Pertumbuhan ekonomi kalau memang itu 600 pedagang bisa (masuk), paling tidak masyarakat Surabaya ikut menikmati adanya Pasar Kembang di bawah Pasar Surya," jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, bahwa pergerakan ekonomi suatu daerah, 90 persen ditopang dari UMKM. Maka menurutnya, menggerakkan UMKM merupakan salah satu cara untuk mengentas kemiskinan dan pengangguran.

Baca Juga: Pedagang Pasar Kembang Bawa Tiga Tumpeng Dukung Eri-Armuji

"Karena jumlah pekerjaan sebuah kota terbatas, berarti harus bisa menjadi seorang pengusaha atau bergerak dalam suatu bidang. Dari situlah maka saya menggerakan UMKM. Ketika UMKM bergerak, maka perekonomian ikut bergerak," pungkas Eri.

Saat ini, PD Pasar Surya mengelola sebanyak 67 pasar tradisional dengan luasan total mencapai 257.725 meter persegi. Puluhan pasar tradisional ini lokasinya tersebar di wilayah Surabaya Pusat, Utara, Selatan, Timur dan Barat.

Dari total jumlah pasar itu, 6 di antaranya dalam kondisi baik. Lalu, 51 dalam kondisi sedang dan 10 dalam kondisi cukup. Sedangkan untuk jumlah pedagang, tercatat meningkat dari tahun 2021 ke 2022. Jika pada tahun 2021, jumlah pedagang mencapai total 14.212, maka meningkat jadi 14.675 di tahun 2022. (Ade)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.