Kamis, 23 Jul 2026 05:44 WIB

Aksi Wali Kota Risma Keliling Malam Hari Disiplinkan Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Jul 2020 01:20 WIB
Wali Kota Risma saat mendatangi warung kopi
Wali Kota Risma saat mendatangi warung kopi

Surabaya (selalu.id) - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini gencar berkeliling malam untuk memantau dan memperingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan termasuk jam malam.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Sidak dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. Risma berkeliling di Jalan Tunjungan, Darmo, Panglima Sudirman, Taman Bungkul, Diponegoro, Ciliwung, Pasar Kembang, Kedungdoro hingga Jalan Blauran. Dengan mengunakan mobil dan membawa pengeras suara Risma membubarkan para pesepeda yang masih bandel bergerombol. 

Wali Kota Risma memperingatkan pengunjung warung kopiWali Kota Risma memperingatkan pengunjung warung kopi

Tidak hanya itu, Risma juga mengingatkan warga agar tetap menggunakan masker saat berada diluar rumah. Risma juga memberikan ratusan masker saat berkeliling. 

"Ayo pulang nak, sudah malam. Nanti tertular, kalau sakit tidak boleh ada yang menjenguk. Tolong dipakai maskernya," kata Risma dengan mengunakan pengeras suara, Sabtu(25/7/2020). 

Risma terlihat turun dari mobil untuk mengingatkan warga yang masih bandel. Terlihat saat di Jalan Diponegoro melihat puluhan muda-muda yang tengah asik nongkrong diatas pedestrian. 

"Tolong jaga jarak, pakai masker. Ribuan yang masih dirawat di rumah sakit . Tolong jangan ditambah lagi. Lima ratus lebih yang meninggal, tolong jangan ditambah lagi," ungkap Risma.

Risma membubuarkan warga yang tengah nongkrongRisma membubuarkan warga yang tengah nongkrong

Bahkan, disalah satu warung kopi di Jalan Diponegoro. Risma mendapati puluhan remaja yang asik main game online. Saat diingatkan dengan menggunakan pengeras suara, mereka tidak menghiraukan. Risma pun turun mendatangi mereka dengan petugas Satpol PP dan Dishub meminta mereka bubar. 

"Ayo keluar, keluar. Ya opo rek lek loro iki, Ya Allah. Kamu dikurung 14 hari nggak boleh ketemu siapapun kalau sakit. Mana maskermu, sini kamu push up, iyo seribu(kali)," ujar Risma. 

Setelah push up lebih dari 10 kali. Pemuda tersebut kemudian diberi masker dan minta untuk pulang. Sedangkan pemilik warung dimintai indentitasnya untuk didata.

Wali Kota Risma Wali Kota Risma

Sementara itu, dimalam yang sama, razia gabungan juga digelar oleh Satpol PP Kota Surabaya dengan Polisi dan Garnisun. Mereka merazia terkait jam malam. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.