Kamis, 22 Okt 2026 04:10 WIB

Aksi Wali Kota Risma Keliling Malam Hari Disiplinkan Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Jul 2020 01:20 WIB
Wali Kota Risma saat mendatangi warung kopi
Wali Kota Risma saat mendatangi warung kopi

Surabaya (selalu.id) - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini gencar berkeliling malam untuk memantau dan memperingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan termasuk jam malam.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Sidak dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. Risma berkeliling di Jalan Tunjungan, Darmo, Panglima Sudirman, Taman Bungkul, Diponegoro, Ciliwung, Pasar Kembang, Kedungdoro hingga Jalan Blauran. Dengan mengunakan mobil dan membawa pengeras suara Risma membubarkan para pesepeda yang masih bandel bergerombol. 

Wali Kota Risma memperingatkan pengunjung warung kopiWali Kota Risma memperingatkan pengunjung warung kopi

Tidak hanya itu, Risma juga mengingatkan warga agar tetap menggunakan masker saat berada diluar rumah. Risma juga memberikan ratusan masker saat berkeliling. 

"Ayo pulang nak, sudah malam. Nanti tertular, kalau sakit tidak boleh ada yang menjenguk. Tolong dipakai maskernya," kata Risma dengan mengunakan pengeras suara, Sabtu(25/7/2020). 

Risma terlihat turun dari mobil untuk mengingatkan warga yang masih bandel. Terlihat saat di Jalan Diponegoro melihat puluhan muda-muda yang tengah asik nongkrong diatas pedestrian. 

"Tolong jaga jarak, pakai masker. Ribuan yang masih dirawat di rumah sakit . Tolong jangan ditambah lagi. Lima ratus lebih yang meninggal, tolong jangan ditambah lagi," ungkap Risma.

Risma membubuarkan warga yang tengah nongkrongRisma membubuarkan warga yang tengah nongkrong

Bahkan, disalah satu warung kopi di Jalan Diponegoro. Risma mendapati puluhan remaja yang asik main game online. Saat diingatkan dengan menggunakan pengeras suara, mereka tidak menghiraukan. Risma pun turun mendatangi mereka dengan petugas Satpol PP dan Dishub meminta mereka bubar. 

"Ayo keluar, keluar. Ya opo rek lek loro iki, Ya Allah. Kamu dikurung 14 hari nggak boleh ketemu siapapun kalau sakit. Mana maskermu, sini kamu push up, iyo seribu(kali)," ujar Risma. 

Setelah push up lebih dari 10 kali. Pemuda tersebut kemudian diberi masker dan minta untuk pulang. Sedangkan pemilik warung dimintai indentitasnya untuk didata.

Wali Kota Risma Wali Kota Risma

Sementara itu, dimalam yang sama, razia gabungan juga digelar oleh Satpol PP Kota Surabaya dengan Polisi dan Garnisun. Mereka merazia terkait jam malam. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).