Selasa, 21 Jul 2026 19:45 WIB

Pengamat Sebut Pengumpulan Relawan Jadi Ajang Jokowi Unjuk Kekuatan ke Parpol

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Agu 2022 14:51 WIB
Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam
Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam

selalu.id - Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut, sinyal dukungan Presiden Jokowi soal dukungan Politik tahun 2024 mendatang masih sangat tipis.

Surokim menyampaikan, Jokowi pun masih terlalu dini untuk memberi dukungan kepada siapa nantinya ia dukung. Sehingga, hal ini dikarenakan juga Partai Politik (Parpol) masih belum tentu jelas memilih kandidat.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Parpol kan belum ada sinyal juga, pak Jokowi kalau buru-buru bisa jadi boomerang. Jadi langkah tepat Pak Jokowi berhati-hati dan hanya ingin memastikan relawannya kompak,"kata Surokim, kepada Selalu.id Selasa (22/8/2022).

Menurutnya, posisi relawan juga sangat penting untuk menunjukkan kekuatan Jokowi kepada Parpol.

"Pak Jokowi pasti punya kepentingan, karena orang yang mensukseskan kepimpinannya 10 tahun. Tidak mungkin Jokowi melepas kepada orang yang tidak satu frekuensi. Apalagi orang yang tidak mengenalnya, jadi sayap kanan itu parpol, relawan sayap kirinya Jokowi,"tuturnya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

Relawannya Jokowi tersebut, kata dia, sangat penting, meski Jokowi bukan ketum parpol. Namun, Jokowi adalah Presiden yang mempunyai kekuasaan.

"Untuk memperkuat kekuasaan itu. Salah satunya menunjukkan ke Parpol bahwa Jokowi punya relawan yang solid,"jelasnya.

"Tentu Pak Jokowi masih melihat untuk kandidat itu ditentukan partai politik. Ini tanggapan kekuatan partai politik, beliau mempunyai relawan yang baik,"lanjutnya.

Baca Juga: Kisah Menyentuh Rizky Andranata, Dari Bukan Siapa-siapa Kini Masuk PDIP

Lebih lanjut Surokim menambahkan, masyarakat pun telah menduga apakah Jokowi akan mendukung calon - colon yang sudah ada relawan. Salah satunya, relawan Ganjar.

"Sudah dirasani masyarakat, termasuk relawan Ganjar. Itupun masih tipis karena Jokowi masih menunggu sinyal yang jelas dari Bu Mega, beliau butuh watu menangkap sinyal. Relawan itu sebagai sinyal pesan, power politik tehadap parpol"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.