Kamis, 03 Sep 2026 16:21 WIB

Kemenag Jatim Imbau Calon Jemaah Haji Tak Bawa Beras, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jun 2022 15:04 WIB
Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya saat di Asrama Haji
Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya saat di Asrama Haji

selalu.id - Kementerian Agama Jawa Timur mengimbau Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya tidak perlu membawa beras, pasalnya pemerintah akan memberikan Living Cost dan makananan yang cukup.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Husnul Maram mengatakan, setiap jemaah haji akan mendapatkan living coast sebersar 1500 riyal atau setara Rp 5,7 Juta.

Baca Juga: Daftar Pemenang Mini Drama Competition EXPO Madrasah Jawa Timur 2026

"Living coast akan diberikan secara cash sebelum masuk bus. Pecahannya ada 1 Riyal, 5 Riyal, 10 Riyal. Diharapkan untuk keperluan sehari-hari, apabila ingin membeli sesuatu," kata Husnul, Jumat (3/6/2022).

Husnul memastikan, jemaaah haji akan mendapatkan jatah sebanyak tiga kali sehari. Sehingga, selama pelaksanaan ibadah haji total mendapatkan makan sebanyak 119 kali.

"Untuk makannya kami sosialisasikan kepada para jemaah, baik radio, tv, manasik dan sebagainya, tidak usah membawa beras karena agak berat. Karena makan disana sudah 119 kali makan," ujarnya.

Untuk barang bawaan, Husnul menyampaikan, jamaah haji hanya membawa barang maksimal berat koper 15 kg dan 5 kg untuk tas yang ditenteng.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Untuk Embarkasi Surabaya tahun ini kopernya maksimal 15 kg, tas kabin maksimal 5kg, total 20kg," jelasnya.

Pihaknya menghimbau jemaah tidak membawa benda tajam, seperti gunting, alat potong kuku yang dimasukan di dalam tas tentengan. Namun, boleh masuk ke dalam koper.

"Itulah fungsinya pemeriksaan. Saat ini semuanya aman semua. Kita harapkan mudah-mudahan tidak ada barang yang tertinggal,"ungkapnya.

Baca Juga: Kemenag Jatim Apresiasi Gotong Royong Warga Jombang di Muktamar ke-35 NU

Lebih lanjut Husnul menambahkan, calon jemaah haji Asrama haji ini dibagi menjadi 38 kloter. Dua di antaranya dari NTT dan Bali. Serta ada tambahan 199 jemaah asal Palembang.

"Jumlah keseluruan jemaah haji asal Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebanyak 16.967 jemaah," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.