Rabu, 23 Sep 2026 16:39 WIB

Ucapkan Selamat Lebaran ke Wali Kota, Ketua DPRD Surabaya: Merajut Persaudaraan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mei 2022 14:42 WIB
Ketua DPRD Surabaya mengucapkan selamat lebaran kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Ketua DPRD Surabaya mengucapkan selamat lebaran kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Momen Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono untuk bersilaturahmi baik kepada warga sekitar hingga ke Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Dalam kesempatan ini, Adi mengucapkan menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah kepada seluruh umat muslim, khususnya yang ada di Kota Pahlawan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

"Selamat Lebaran, selamat Idul Fitri 1443 H. Mohon maaf lahir dan batin. Ini momentum indah untuk bergembira dan berbahagia bersama keluarga tercinta. Dan akan jauh lebih indah kita senantiasa peduli kepada tetangga, dengan membantu mereka yang membutuhkan," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Adi mengatakan, Lebaran tahun ini sungguh terasa spesial. Sebab, setelah dua tahun dilakukan pembatasan perjalanan saat momen Lebaran, tahun ini mudik diperbolehkan pemerintah. Semuanya menambah keceriaan momentum Lebaran.

"Perjalanan mudik yang penuh warna, penuh kegembiraan, menjadi penanda kemeriahan Lebaran yang khas Indonesia. Mudik juga menghasilkan dampak ekonomi luar biasa, UMKM bergeliat, warung-warung laris, destinasi wisata semarak. Itu semua turut memulihkan ekonomi," papar Adi yang juga ketua DPRD Surabaya.

Dia menambahkan, Lebaran menjadi penanda pentingnya membuka pintu maaf bagi siapapun. Dalam berbagai perjumpaan antar sesama insan, pasti ada kekurangan dan kekhilafan.

"Sehingga memaafkan dan dimaafkan adalah bagian dari kehidupan manusia. Inilah indahnya Lebaran, indahnya Idul Fitri, kita saling membuka diri untuk meminta maaf. Dan, sekaligus memaafkan siapapun atas kesalahan dan kekhilafan yang terjadi di masa lampau," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Keluarga besar PDIP Surabaya, lanjut Adi, pastinya juga memiliki kekurangan dalam menjalankan berbagai program kepartaian maupun saat mengawal program pembangunan.

"Kami keluarga besar PDI Perjuangan Surabaya memohon maaf untuk segala kekurangan dalam membantu dan mendampingi warga masyarakat. Saling memaafkan sekaligus merajut persaudaraan," tuturnya.

Adi pun menyinggung tradisi halal bihalal di masyarakat Indonesia. Istilah tersebut lahir dari dialog Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno dan ulama NU KH Wahab Chasbullah.

Baca Juga: Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

Pada 1948, saat awal Republik Indonesia berdiri, masih diwarnai banyak pertentangan politik. Bung Karno meminta pendapat dari KH Wahab Chasbullah, yang kemudian diberikan saran agar diselenggarakan silaturahim antar-anak bangsa.

Bung Karno meminta istilah lain, sehingga tercetuslah 'halal bihalal', sebuah penanda bahwa setiap pertentangan dan konflik antar-anak bangsa harus saling dimintakan maaf. Dan, halal bihalal menjadi tradisi Lebaran Idul Fitri di masyarakat Indonesia hingga saat ini.

"Kemeriahan halal bihalal menjadi ciri khas Lebaran di Indonesia. Mari terus kita jaga untuk meningkatkan kualitas persaudaraan. Sambil kita menggerakkan kembali tumbuhnya sektor ekonomi, dan sektor-sektor lain kehidupan masyarakat," ujar Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan paksa yang dilakukan oleh penyidik di Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.

Aturan Baru Jalan Tol, Jangan Diabaikan Bila Tak Mau Kena Sanksi Tegas

Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat ketentuan lama yang diatur dalam Permen PU Nomor 16 Tahun 2014.

Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki

Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka pun mengaku senang atas program tersebut.

Jangan Lakukan Ini pada Kendaraanmu jika Tak Mau Dipenjara

Ancaman sanksi bagi pengendara yang membandel diatur jelas dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).