Minggu, 08 Nov 2026 10:49 WIB

Ucapkan Selamat Lebaran ke Wali Kota, Ketua DPRD Surabaya: Merajut Persaudaraan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mei 2022 14:42 WIB
Ketua DPRD Surabaya mengucapkan selamat lebaran kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Ketua DPRD Surabaya mengucapkan selamat lebaran kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Momen Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono untuk bersilaturahmi baik kepada warga sekitar hingga ke Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Dalam kesempatan ini, Adi mengucapkan menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah kepada seluruh umat muslim, khususnya yang ada di Kota Pahlawan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

"Selamat Lebaran, selamat Idul Fitri 1443 H. Mohon maaf lahir dan batin. Ini momentum indah untuk bergembira dan berbahagia bersama keluarga tercinta. Dan akan jauh lebih indah kita senantiasa peduli kepada tetangga, dengan membantu mereka yang membutuhkan," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Adi mengatakan, Lebaran tahun ini sungguh terasa spesial. Sebab, setelah dua tahun dilakukan pembatasan perjalanan saat momen Lebaran, tahun ini mudik diperbolehkan pemerintah. Semuanya menambah keceriaan momentum Lebaran.

"Perjalanan mudik yang penuh warna, penuh kegembiraan, menjadi penanda kemeriahan Lebaran yang khas Indonesia. Mudik juga menghasilkan dampak ekonomi luar biasa, UMKM bergeliat, warung-warung laris, destinasi wisata semarak. Itu semua turut memulihkan ekonomi," papar Adi yang juga ketua DPRD Surabaya.

Dia menambahkan, Lebaran menjadi penanda pentingnya membuka pintu maaf bagi siapapun. Dalam berbagai perjumpaan antar sesama insan, pasti ada kekurangan dan kekhilafan.

"Sehingga memaafkan dan dimaafkan adalah bagian dari kehidupan manusia. Inilah indahnya Lebaran, indahnya Idul Fitri, kita saling membuka diri untuk meminta maaf. Dan, sekaligus memaafkan siapapun atas kesalahan dan kekhilafan yang terjadi di masa lampau," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Kinerja Pemkot: Jangan Cuma Bersandar Capaian Anggaran!

Keluarga besar PDIP Surabaya, lanjut Adi, pastinya juga memiliki kekurangan dalam menjalankan berbagai program kepartaian maupun saat mengawal program pembangunan.

"Kami keluarga besar PDI Perjuangan Surabaya memohon maaf untuk segala kekurangan dalam membantu dan mendampingi warga masyarakat. Saling memaafkan sekaligus merajut persaudaraan," tuturnya.

Adi pun menyinggung tradisi halal bihalal di masyarakat Indonesia. Istilah tersebut lahir dari dialog Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno dan ulama NU KH Wahab Chasbullah.

Baca Juga: Pedagang Pasar Tanjungsari, Persoalkan PISS, Ketua DPRD Surabaya: Harus Dievaluasi

Pada 1948, saat awal Republik Indonesia berdiri, masih diwarnai banyak pertentangan politik. Bung Karno meminta pendapat dari KH Wahab Chasbullah, yang kemudian diberikan saran agar diselenggarakan silaturahim antar-anak bangsa.

Bung Karno meminta istilah lain, sehingga tercetuslah 'halal bihalal', sebuah penanda bahwa setiap pertentangan dan konflik antar-anak bangsa harus saling dimintakan maaf. Dan, halal bihalal menjadi tradisi Lebaran Idul Fitri di masyarakat Indonesia hingga saat ini.

"Kemeriahan halal bihalal menjadi ciri khas Lebaran di Indonesia. Mari terus kita jaga untuk meningkatkan kualitas persaudaraan. Sambil kita menggerakkan kembali tumbuhnya sektor ekonomi, dan sektor-sektor lain kehidupan masyarakat," ujar Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Peringatan! Buang Puntung Rokok di Surabaya Bisa Didenda 1 Juta

Ketentuan tersebut berlaku sejak 14 September 2026 melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 45 Tahun 2026.

Top 5 Berita: Cara Dapat BSU 900 Ribu hingga Zodiak

Pembaca tertarik pemberitaan pemerintahan, sejarah hingga pemerintahan.

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.