Rabu, 22 Jul 2026 01:05 WIB

Tak Hanya di Darat, Polisi Jawa Timur Juga Amankan Arus Mudik di Perairan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Apr 2022 18:25 WIB
Petugas polisi sedang berpatroli di kawasan pesisir Surabaya Utara
Petugas polisi sedang berpatroli di kawasan pesisir Surabaya Utara

selalu.id - Petugas kepolisian dipersiapkan untuk mengamankan arus mudik serta libur lebaran 2022 baik di darat maupun perairan.

Sejumlah petuga kepolisian nampak bepatroli menggunakan speed boad di kawasan pesisir Surabaya Utara. Tak hanya mengamankan arus lintas, petugas juga melakukan serangkaian kegiatan mudik yakni memberikan sosialisasi dan imbauan serta vaksinasi booster hingga prokes Covid-19.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Selain patroli, kami juga berikan imbauan serta melakukan pendekatan kepada para pemudik, mulai dari penumpang kapal, pemotor, sampai pengguna jasa taksi laut," kata, Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Jatim, AKBP Yanuar Herlambang, Kamis (28/4/2022).

Herlambang menjelaskan, pihaknya tak akan menindak pemudik yang tak mengenakan masker, namun menyediakan masker gratis.

"Bila merasa lelah dan ngantuk, jangan dipaksakan, silakan istirahat, manfaatkan posko-posko yang ada, jangan sungkan, tidak perlu tergesa-gesa," ujarnya.

Kanit PJR Ditlantas Polda Jatim 8 Suramadu, AKP Farida Aryani menjelaskan, di wilayah hukumnya di daratan juga tengah menggencarkan regulasi dan sosialisasi.

Sembari, membagikan takjil kepada para pengendara di sekitaran Jembatan Suramadu beberapa hari mendekati lebaran Idul Fitri.

"Sambil membagikan takjil, kami juga mengedukasi masyarakat terkait vaksin sampai kelengkapan berkendara," ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Farida menjelaskan, dengan melakukan pendekatan sembari memberikan bantuan takjil, dinilai akan lebih mudah dan efektif untuk menyampaikan pesan.

Sebab, bertemu langsung dengan para pengendara di jalan sembari menyampaikan pesan itu secara langsung.

"Agar lebih efektif dan efisien, mengingat tupoksi kita bersinggungan langsung dengan para pengendara motor dan mobil," ujarnya.

Ia berharap, apa yang disampaikannya bisa direalisasikan masyarakat. Mengingat, pandemi Covid-19 belum usai.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Tetap jaga prokes, selalu berhati-hati bagi yang mudik, ada keluarga yang menanti di rumah Anda," tuturnya.

Salah satu penumpang taksi laut, Lutfiati Noor (43) mengaku sempat 'deg-degan' ketika didatangi sejumlah petugas kepolisian di laut. Menurutnya, polisi tengah menyasar dirinya ketika tak mengenakan masker.

"Saya kira ada yang mau ditangkap, ternyata bagi masker gratis, mak'dek atiku," kata warga Sumenep, Madura itu. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.