Jumat, 30 Okt 2026 10:36 WIB

BPS RI Apresiasi Jember, Ekonomi Tumbuh dan Kemiskinan Turun

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti. (Istimewa)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti. (Istimewa)

selalu.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengapresiasi kinerja ekonomi Kabupaten Jember yang tumbuh 6,35 persen pada triwulan I 2026 dan 5,9 persen pada triwulan II-2026. Pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan upaya pemerintah daerah menekan angka kemiskinan.

Apresiasi itu disampaikan saat menerima audiensi Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait bersama jajaran Pemkab Jember di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga: Dapat Suntikan Rp500 M dari Pusat, Pemkab Jember Siap Perkuat Sektor Kesehatan-Peternakan

Amalia juga mengapresiasi langkah Pemkab Jember memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya melalui verifikasi data masyarakat pada desil pertama dan kedua. “Ini luar biasa,” ujar Amalia.

Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar program pembangunan dan pengentasan kemiskinan tepat sasaran.

Gus Fawait mengatakan, proses verifikasi melibatkan aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN), serta relawan. Pemkab Jember juga berencana memperluas pemutakhiran data hingga desil ketiga dan keempat.

“Tujuannya memastikan data kemiskinan di Jember benar-benar valid. Data itu yang menjadi dasar kami meramu dan merancang kebijakan pengentasan kemiskinan,” katanya.

Baca Juga: Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik

Gus Fawait menyebut jumlah penduduk miskin di Jember berkurang sekitar 15.990 orang. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan.

Pemkab Jember juga berencana mengembangkan aplikasi yang terhubung dengan BPS agar pembaruan data sosial ekonomi masyarakat dapat dilakukan secara berkala.

Selain itu, pemerintah daerah terus mengoptimalkan dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program pembangunan, mulai dari revitalisasi 258 sekolah senilai Rp187,38 miliar, bantuan sektor pertanian sekitar Rp312 miliar, hingga bantuan pangan bagi 390.744 keluarga penerima manfaat.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember

Jember juga memperoleh dukungan pembangunan Sekolah Rakyat senilai kontrak sekitar Rp221,99 miliar. Sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan turut menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan bahan pangan dan tenaga kerja.

Pemkab Jember dan BPS RI selanjutnya akan memperkuat kolaborasi dalam pemutakhiran data serta evaluasi dampak kebijakan. Langkah ini diharapkan memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercatat dalam angka statistik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Potong Jalan Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Diamankan dan Satu Lompat Sungai

Pengemudi mobil Toyota Avanza diduga memotong jalur mobil Toyota Zenix.

Fakta-fakta Mengerikan Kasus Mutilasi Ibu-Anak di Madiun

Sejauh ini, 16 orang saksi telah dimintai keterangan, mulai dari pegawai hotel, tetangga, pihak keluarga, hingga kerabat korban. 

Kejati Jatim Usut Dugaan Aliran Pungli Perizinan Rp687 Juta ke Mantan Kadis ESDM

Dari total saksi yang dipanggil, sebanyak 21 orang di antaranya sudah memenuhi panggilan dan memberikan keterangan di hadapan penyidik.

Waspada Pakai ChatGPT, Ini Dampak Fatalnya yang Jarang Diketahui

Kasus ini mencuat setelah Michael Lines (34), pria yang mengidap gangguan bipolar, resmi melayangkan gugatan hukum terhadap perusahaan pengembang OpenAI.

Gudang Produksi Pintu di Mojokerto Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Bangunan berukuran 80x50 meter persegi itu rata dengan tanah.

Giliran Bahlil Dipanggil Presiden Prabowo untuk Rapat Tertutup Hari Ini, Ada Apa?

Dipanggilnya Bahlil ini memicu spekulasi di tengah panasnya isu pemangkasan pasokan gas bumi Indonesia ke Singapura.