Selasa, 06 Okt 2026 17:02 WIB

Hindari Jalan A Yani Surabaya, Ada Demo Depan Polda Jatim Bikin Macet

Demo menutup jalan dengan bakar-bakar ban di depan Polda Jatim. (Foto: selalu.id).
Demo menutup jalan dengan bakar-bakar ban di depan Polda Jatim. (Foto: selalu.id).

selalu.id - Aksi demo dengan bakar-bakar ban digelar di depan Polda Jawa Timur. Massa yang membawa motor dan mobil menutup jalan dan bikin macet, Selasa (6/10/2026).

Belum diketahui demo ini digelar menuntut soal kasus apa. Karena hingga kini belum ada keterangan dari pihak kepolisian maupun pendemo.

Baca Juga: Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

Namun, informasi yang dihimpun di lokasi, massa tersebut berasal dari ARSAS (Arek Suroboyo Asli), yang menuntut kasus pemalsuan merek dagang sepatu Hiqua.

Baca Juga: BEM SI Jatim Gelar Aksi Simbolik di Grahadi Surabaya, Soroti Ketimpangan Anggaran Bencana

Bagi pengguna jalan yang dari arah Sidoarjo menuju Surabaya, hindari jalan depan Mapolda Jatim. Karena para pendemo menutup jalan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Nasib Nahas Sofyan, Jadi Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya di Hari Pertama Kerja

Sofyan kini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Surabaya setelah mengalami luka bakar serius di bagian wajah serta kedua tangannya.

Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya, Polisi Sita Tabung Elpiji 50 Kilogram

Polisi juga mengamankan bagian hose atau selang instalasi yang masih berkaitan dengan tabung tersebut. 

Ledakan Elpiji di Ruko Pakuwon City, DPRD Surabaya Soroti SLF dan PBG

selalu.id - DPRD Surabaya menyoroti persoalan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada bangunan dan unit usaha pasca peristiwa ledakan di Ruko San Antonio, Pakuwon

Saksi Mata Ungkap Korban Keluar dengan Baju Sobek dari Lokasi Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya

Tito menyebut ledakan tersebut terdengar seperti bom.

Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya Diduga Gegara Kebocoran Tabung Elpiji

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lokasi, saat itu sedang berlangsung aktivitas memasak di salah satu ruko.

Enam Saksi Diperiksa, Pembunuhan di Toko Bangunan Menguat ke Motif Cemburu

Korban meninggal MHF alami kekerasan benda tajam, di antaranya tiga buah luka iris di kepala dan satu luka bacok.