Kamis, 01 Okt 2026 16:48 WIB

Pemkab Sidoarjo Teguhkan Komitmen dalam Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Kesaktian Pancasila

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 01 Okt 2026 15:56 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat bertindak sebagai pemimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat bertindak sebagai pemimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Sidoarjo tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. 

Momentum 1 Oktober ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga ideologi Pancasila sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga: Sidoarjo Bidik STBM Paripurna 2026, Tim Verifikator Nasional Tinjau Enam Lokasi

Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo di Alun-alun Sidoarjo, Kamis (1/10/2026).

Ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan hingga kalangan pelajar mengikuti kegiatan tersebut. 

Kehadiran berbagai elemen itu mencerminkan keterlibatan lintas kelompok dalam memperingati peristiwa bersejarah sekaligus meneguhkan nilai-nilai kebangsaan.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana yang bertindak sebagai pemimpin upacara menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat pentingnya menjaga ideologi Pancasila. Persatuan dan kesatuan bangsa harus terus diperkuat karena menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Dari unsur TNI dan Polri, peserta berasal dari Kodim 0816 Sidoarjo, Arhanud 8/MBC, Kikav 3/TSC, Brigif 2 Marinir, Lanud Muljono, Pusdik Sabhara, serta Polresta Sidoarjo.

Sementara itu, Pemkab Sidoarjo melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Satpol PP, Bakesbangpol, Dinas Perhubungan, Bappeda, serta Linmas Sidoarjo.

Keterlibatan organisasi kemasyarakatan juga mewarnai jalannya upacara. Banser, Kokam, Pemuda Pancasila, Senkom, dan Purna Paskibraka Sidoarjo turut ambil bagian.

Adapun unsur pendidikan diwakili mahasiswa Unusida dan Umsida, SMA Cendekia Sidoarjo, SMKN 1 Sidoarjo, SMPN 1 Gedangan, serta Pramuka Kwarcab Sidoarjo.

Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Wakil Ketua I DPRD Sidoarjo Suyarno.

Baca Juga: GSJT Protes Barcode Solar Bersubsidi, Ratusan Truk Towing Padati Surabaya

Ikrar yang ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2026 oleh Ketua DPR RI Puan Maharani atas nama bangsa Indonesia, itu menegaskan kembali komitmen untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Suyarno menyampaikan, pembacaan ikrar tidak semestinya berhenti sebagai bagian dari rangkaian upacara. Nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Melalui pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila, kita diingatkan bahwa mempertahankan Pancasila bukan hanya sebatas mengucapkan ikrar, tetapi juga bagaimana mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebersamaan dan kewaspadaan harus terus dijaga demi keutuhan NKRI,” katanya.

Dalam ikrar tersebut, bangsa Indonesia diingatkan bahwa sejak kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap NKRI pernah terjadi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kondisi itu juga dikaitkan dengan kelengahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap berbagai kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.

Berikut isi ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2026:

Baca Juga: Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

Bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;

Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;

Maka, di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pembacaan ikrar tersebut menjadi bagian dari refleksi sejarah bangsa, termasuk mengenang peristiwa G30S/PKI yang menjadi latar belakang peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri

Dalam momen itu, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo.

Daftar Lengkap Reshuffle Menteri dan Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo

Langkah perombakan ini tercatat menjadi reshuffle ke-7 di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Digeruduk Gempar Jatim, Citraland Surabaya Bantah Privatisasi Air

Perwakilan manajemen Marketing Officer Citraland, Rina, mengaku tak memiliki kewenangan untuk menjelaskan persentase pengelolaan air di kawasan tersebut.

Kejutan! Presiden Prabowo Berhentikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, DPR Setuju Komjen Suyudi sebagai Kapolri Baru

Lembaga legislatif menerima Surat Presiden terkait permintaan dilakukannya uji kelayakan calon tunggal Kapolri.

Pemkot Surabaya Batasi Kendaraan Dinas, Kadis Dipegangi Mobil Listrik

Kendaraan dinas akan diprioritaskan bagi pejabat dan perangkat daerah yang memang membutuhkan kendaraan untuk menunjang tugasnya.

Top 5 Berita: 3 Anggota DPRD Kader Gerindra hingga Kakek Tewas

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca di dominasi pemberitaan soal tiga anggota DPRD dari Kader Gerinda yang ditangkap polisi saat pesta narkoba.