Rabu, 23 Sep 2026 14:54 WIB

Cerita Dua Anak Rimba yang Sukses Jadi Anggota Polisi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Mar 2022 12:22 WIB
Dua pemuda Suku Anak Dalam yang menjadi polisi
Dua pemuda Suku Anak Dalam yang menjadi polisi

selalu.id - Ada pemandangan menarik dalam kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini ke lokasi Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Sungai Terap, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, beberapa waktu lalu. Di antara pejabat, tamu, undangan dan warga KAT, tampak dua pemuda anggota Polri yang turut hadir.

Dengan seragam polisi lengkap, penampilan keduanya tampak tidak mencolok. Tapi setelah ditelusuri, ternyata keduanya anggota Polri yang berlatar belakang Suku Anak Dalam (SAD). Mereka adalah Brigadir Dua (Bripda) Jeni Adi Saputra, dan Brigadir Dua (Bripda) Sarif Santoso. Dua anak muda ini mengaku tercatat sebagai anggota unit Sabhara Polda Jambi.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

"Setelah menjalani pendidikan, kami ditempatkan di Sabhara Polda Jambi. Tentu kami bangga dan akan memberikan pengabdian terbaik," kata Jeni Adi Saputra.

Baik Jeni maupun Sarif menyatakan telah memimpikan menjadi anggota Polri atau TNI sejak mereka SD. Status sebagai putra SAD tidak menjadi penghalang, justru menambah motivasi mereka agar meraih prestasi.

Jeni Adi Saputra berasal dari SAD wilayah Pamenang, Kabupaten Merangin, dan Sarif Santoso dari warga SAD Desa Karya Bakti, Pelepat, Kabupaten Muara Bungo. Sebenarnya ada tiga putra SAD yang terdaftar sebagai anggota Polri, satu angkatan mereka.

Satu lagi, Perbal Tampung, warga SAD asal Bukit Dua Belas, Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Namun, Perbal Tampung tidak hadir dalam kesempatan kunjungan Mensos. Bertiga, mereka dinyatakan lulus menjadi anggota Bintara Polri TA 2021, setelah mengikuti sejumlah tahapan tes bersama dengan 585 peserta lainnya.

Baik Jeni maupun Sarif menyatakan pandangan sama, bahwa menjadi anggota Polri bisa mengangkat harkat dan martabat keluarga dan SAD secara umum.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Gelar Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata

"Tentu ini merupakan kebanggan keluarga, tempat asal kami, serta berkontribusi bagi bangsa. Selain itu, dengan profesi sebagai anggota Polri, kami ingin menjadi contoh adik-adik saya di SAD agar terus belajar, dan meningkatkan pola pikir mereka agar semakin maju," kata Sarif.

Keduanya memiliki pandangan sama, bahwa semua anak bangsa memiliki kesempatan sama untuk berkembang. Tidak terkecuali anak-anak SAD, juga tidak mustahil bisa maju dan meraih prestasi, sejajar dengan anak bangsa lainnya. “Kami ingin anak-anak SAD tidak dipandang sebelah mata. Mereka harus yakin bisa mengejar ketertinggalan dari saudara di tempat lain yang sudah lebih dulu maju,” katanya.

Pandangan Jeni dan Sarif sejalan dengan kebijakan umum Kemensos mendorong kemajuan kualitas SDM bagi KAT, khususnya anak-anak Rimba (SAD). Di Sungai Terap, Kabupaten Batanghari, Mensos Risma membangun community center sebagai tempat pemberdayaan bagi warga SAD di daerah itu.

Baca Juga: Suasana Khusyuk Ibadah Tilem Agama Hindu di Pura Polresta Sidoarjo

Community center merupakan bantuan dari dana CSR SKK Migas-PetroChina Internasional Jabung. Kemensos juga membantu penyediaan fasilitas air bersih dan MCK komunal. Kemudian dibangun pula sarana pendukung, seperti solar cell, sound system, perpustakaan dan sebagainya.

Dengan berbagai fasilitas tersebut, Kemensos menyediakan pengajaran yang layak untuk anak-anak Orang Rimba di Jambi, karena mereka hidup berpindah-pindah. Akibatnya, anak-anaknya ikut serta berpindah-pindah. Mensos berharap ke depan akan ada kesetaraan bagi Orang Rimba di Jambi dengan masyarakat lainnya, baik dari segi pendidikan, kesejahteraan sosial dan aspek-aspek lainnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.

Aturan Baru Jalan Tol, Jangan Diabaikan Bila Tak Mau Kena Sanksi Tegas

Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat ketentuan lama yang diatur dalam Permen PU Nomor 16 Tahun 2014.

Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki

Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka pun mengaku senang atas program tersebut.

Jangan Lakukan Ini pada Kendaraanmu jika Tak Mau Dipenjara

Ancaman sanksi bagi pengendara yang membandel diatur jelas dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung

Pemkab Jember juga menjadwalkan sosialisasi skenario penataan kawasan dan trotoar kepada para pedagang sebelum kebijakan resmi diterapkan permanen di lapangan.