Rabu, 30 Sep 2026 00:24 WIB

Kesaksian Tetangga dan Sosok Pria di Balik Tewasnya Janda Jombang di Surabaya

Polisi saat melakukan identifikasi dan olah TKP tewasnya janda asal Jombang di rumah kontrakan di Putat Jaya Surabaya. (Dok. Istimewa).
Polisi saat melakukan identifikasi dan olah TKP tewasnya janda asal Jombang di rumah kontrakan di Putat Jaya Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kasus pembunuhan terhadap SN, wanita asal Jombang, yang ditemukan telanjang bersimbah darah dalam rumah kontrakan di Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Surabaya, terus didalami polisi.

Wanita 51 tahun tersebut diketahui merupakan seorang janda. Ia tewas dengan tujuh luka tusuk yang tersebar di beberapa bagian tubuhnya.

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Rani, salah satu tetangga SN, mengungkapkan bahwa telah mengenal perempuan paruh baya tersebut sudah lebih dari 6 tahun. 

"Mbak Har (SN) kontrak sebelum 2020, sebelum anak saya lulus kuliah. Dia sempat pergi dari sini lalu menikah. Setelah bercerai, kembali lagi ke kontrakan ini dan menjalani aktivitas seperti biasa,” ungkapnya, Jumat (26/6/2026).

Sepengetahuan Rani dan warga lainnya, selama ini SN diketahui memiliki hubungan asmara dengan seorang laki-laki berinisial Y yang disebut asal Menganti, Gresik.

“Pacarannya sudah lama. Sekitar satu tahun. Mas Y itu sering nginep di sini kok,” jelasnya.

Menurut Rani, hubungan janda asal Jombang itu dengan Y terlihat adem ayem. SN sangat mencintai Y. Tidak pernah ada pertengkaran.

"Setahu saya gak pernah berantem. Karena sayangnya nemen (banget) Mbak Har ke Y," ujarnya.

Seingat Rani, sebelum ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk, SN terlihat keluar bersama Y pada Selasa (23/6/2027). 

“Terakhir ketemu ya dari toko, lalu masuk. Dia belanja. Dia sama cowoknya bawa tempat sampah,”bebernya.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Setelah itu, Rani mengaku sudah tidak tahu aktivitas korban lagi.

Tidak terlihat selama beberapa hari, Rani dan warga sekitar mengira SN sedang bekerja atau pulang ke kampung halamannya. Ia sempat mengirimkan pesan kepada SN lewat aplikasi WhatsApp tapi tidak dibalas.

"Saya WA gak dibales. Terus tiba-tiba besoknya ditemukan sudah meninggal. Kaget dan syok. Orangnya baik. Mudah-mudahan Mbak Har (SN) husnul khotimah," tutur Rani.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto sebelumnya menyebut bahwa korban tewas dengan tujuh luka tusuk.

"Tujuh luka tusuk itu ada di bagian dada, perut dan tangan," sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

Edy mengatakan bahwa berdasarkan luka tusuk tersebut, korban diduga kuat adalah korban pembunuhan.

"Kuat dugaan memang korban meninggal karena dibunuh dengan menggunakan benda tajam," jelasnya.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu pelaku dan mendalami motif dugaan pembunuhan tersebut.

Polisi berharap hasil autopsi dan pemeriksaan para saksi dapat mengungkap secara terang kasus kematian SN yang menggegerkan warga Putat Jaya Gang Lebar A, Sawahan, Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.