Senin, 22 Jun 2026 00:37 WIB

Setelah Polisi Hubungi Keluarga, Ternyata Begini Sebab Pria Lompat dari Lantai 20 Hotel Goldvitel

Jasad RO setelah dimasukkan ke dalam kantong Jenazah (dok.BPBD Surabaya)
Jasad RO setelah dimasukkan ke dalam kantong Jenazah (dok.BPBD Surabaya)

selalu.id - Polisi mengungkap latar belakang RO, pria 21 tahun, warga Sukorejo, Seradan, Madiun, yang melompat dari lantai 20 Hotel Goldvitel di Jalan Basuki Rahmat pada Minggu (2/5/2026). Alasan ia nekat bunuh diri juga terungkap. 

Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya menerangkan bahwa korban sempat mengalami gangguan jiwa pada akhir tahun lalu.

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

“Keterangan keluarga korban pada Oktober 2025, korban sempat masuk RS Jiwa Bangli, Bali dan mendapatkan perawatan selama 1 bulan,” terang Vian, Minggu (3/5/2026). 

Vian juga mengungkapkan bahwa November 2025, korban dimasukan ke Pondok Pesantren di wilayah Ponorogo. Tetapi pada bulan ketiga, korban kabur dan tidak diketahui keberadaanya.

Baca Juga: Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

“Keluarga mendapatkan informasi bahwa korban bekerja di Surabaya, tetapi pihak keluarga tidak mengetahui jelas dimana lokasi bekerja dan tempat tinggalnya, karena pihak keluarga sudah tidak pernah berkomunikasi dengan korban,” papar mantan Kanit Reskrim Polsek Bubutan itu. 

Sesuai keterangan keluar korban itulah, maka polisi menyimpulkan bahwa penyebab bunuh diri, diduga kuat korban mengalami gangguan kejiwaan atau depresi.

Baca Juga: Hakim Vonis Ringan Eks Manajer Akuntasi PT Dejavu Multi Kreasi dalam Kasus Penggelapan

Saat ini korban telah dilakukan Visum dan dalam proses di bawa ke rumah duka,” pungkas Vian.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Salah satu yang kembali mencuat adalah keberadaan bangunan sekolah lama yang diduga tempat Soekarno sekolah.

Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa diarahkan berkumpul di Taman Bambu Runcing sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi. 

Surabaya Hasilkan Ribuan Ton Limbah B3, Tapi 46 Ton Masih Menumpuk di TPS

Menurut Maria, masih ada sejumlah pihak yang belum mampu mengelola limbah secara mandiri meskipun telah mendapatkan edukasi dari pemerintah.

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

Risky sebagai Koordinator Kabupaten Program BSPS 2024 mengatakan bahwa diperintahkan menyerahkan uang kompensasi kepada anggota dewan terebut.

Ali Mufthi Ajak Santri Teladani Perjuangan KH Sholeh Nahrawi Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Sebagai bagian dari keluarga besar santri, Ali Mufti mengaku bangga melihat Kabupaten Probolinggo dipimpin oleh seorang kiai.