Rabu, 04 Nov 2026 09:35 WIB

Hindari Jalan Merr Surabaya, Ada Pipa PDAM Bocor bikin Macet

Penampakan pipa PDAM yang bocor di perempatan Stikom Merr Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).
Penampakan pipa PDAM yang bocor di perempatan Stikom Merr Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Kebocoran pipa PDAM di perempatan Stikom Merr, Kedung Baruk, Surabaya menyebabkan kemacetan, Rabu (29/4/2026).

Kemacetan sekitar dua kilometer itu dari arah Rungkut menuju Sukolilo, karena genangan dan cipratan air yang menutup sebagian badan jalan.

Baca Juga: Pedagang Pasar Tanjungsari, Persoalkan PISS, Ketua DPRD Surabaya: Harus Dievaluasi

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, itu dilaporkan ke Call Center 112, dan langsung ditangani.

Pantauan di lokasi, cipratan air dari pipa berdiameter sekitar satu meter itu bahkan mencapai ketinggian hingga dua meter.

Air yang menyembur deras mengarah ke jalan raya hingga menutup sebagian lajur kiri Jalan Ir Soekarno.

Akibatnya, kendaraan roda dua tidak dapat melintasi jalur tersebut. Sementara sebagian besar kendaraan roda empat juga menghindari cipratan air, sehingga seluruh arus lalu lintas terpusat di lajur kanan.

Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan kendaraan yang mengular hingga sekitar dua kilometer.

Kemacetan semakin parah karena durasi lampu lalu lintas di persimpangan yang cukup lama.

Di tengah kondisi tersebut, muncul pemandangan unik dari sejumlah pengendara mobil yang memanfaatkan cipratan air untuk mencuci kendaraan mereka.

Aksi tersebut lantas menarik perhatian pengguna jalan lainnya.

Baca Juga: Nenek yang Dirampok Itu Tetangga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Minta Pelaku Segera Ditangkap

“Lumayan ngumbah (cuci) mobil gratis,” ungkap seorang pengendara mobil box di lokasi.

Sementara itu, petugas dari PDAM Surya Sembada segera melakukan penanganan dengan menutup sementara titik kebocoran menggunakan tripleks.

Debit air juga berhasil diperkecil untuk mengurangi dampak pada lalu lintas.

Seiring dengan penanganan tersebut, cipratan air yang sebelumnya mengarah deras ke jalan raya mulai berkurang.

Arus lalu lintas pun perlahan kembali normal setelah kondisi lebih terkendali.

Baca Juga: Nenek Penjual Rujak di Surabaya jadi Korban Perampokan Sadis, Emas 30 Gram Raib

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Eko, langsung melakukan penanganan awal setelah menerima laporan dari masyarakat.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan kebocoran dapat segera diatasi.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan kondisi pipa aman dan tidak kembali menimbulkan gangguan.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Polemik Pasar Tanjungsari hingga Penyadapan Presiden RI oleh Eks Kapolri

Pembaca pemberitaan olahraga, peristiwa hingga penyadapan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Gila! Listyo Sigit dkk Sadap Presiden Prabowo hingga Media Sejak 2025

Nomor-nomor yang disadap dimasukan ke dalam sistem tanpa verifikasi. Pada Oktober 2026 tersangka diduga memerintahkan menghapus file penyadapan tersebut.

Presiden Prabowo Diduga Disadap, Ini Komentar PDIP untuk Polri

Menurut Hasto, pengungkapan kasus penyadapan ilegal harus menjadi pintu masuk untuk membongkar kemungkinan adanya praktik-praktik serupa.

Polemik Jam Operasional Pasar Tanjungsari, DPRD Surabaya: Kalau Perlu Perdanya Diubah!

Jika aktivitas perdagangan dibatasi oleh waktu yang terlalu ketat, Kaji Ipuk khawatir dapat berdampak pada kondisi komoditas yang mudah rusak.

Eks Kapolri Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

Diketahui, ketiga jenderal polisi tersebut tak tanya menyadap Presiden Prabowo Subianto, tapi juga menyadap sejumlah pejabat, politisi, media hingga LSM.

Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Dalam momen itu, ‎Khofifah mengatakan bahwa bantuan tersebut mencakup bidang perumahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.