Gubernur Khofifah Pastikan Hewan Qurban di Jatim Melimpah dan Sehat
- Penulis : Redaksi
- | Senin, 27 Apr 2026 14:40 WIB
Lselalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan kesiapan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 2026.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut, ketersediaan hewan qurban tercatat surplus (melimpah), dan jaminan kesehatan hewan.
Baca Juga: Sederet Komitmen Pemprov Jatim dalam Dukung Perkembangan Industri Konstruksi
Surplus tersebut, berdasarkan data Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketersediaan hewan kurban tahun 2026 dalam kondisi surplus dibandingkan proyeksi kebutuhan.
“Alhamdulillah, ketersediaan ternak kurban di Jawa Timur tahun ini sangat mencukupi bahkan surplus. Ini menjadi jaminan bahwa masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang,” jelas Khofifah, Senin (27/4/2026).
Khofifah merinci, ketersediaan sapi tercatat sebanyak 629.119 ekor dengan kebutuhan sekitar 70.550 ekor, kambing 940.693 ekor dengan kebutuhan 297.900 ekor.
Sedangkan domba 484.468 ekor dengan kebutuhan 58.600 ekor, serta kerbau 1.698 ekor dengan kebutuhan sekitar 10 ekor.
Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi
"Kondisi ini menunjukkan angka surplus yang cukup signifikan pada seluruh jenis ternak kurban di Jawa Timur," katanya.
Khofifah memastikan bahwa seluruh hewan yang diproyeksi untuk qurban, dalam keadaan sehat.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) telah berhasil dikendalikan secara signifikan melalui langkah vaksinasi dan pengawasan intensif.
“Kasus PMK dan LSD di Jatim menurun secara signifikan dan sampai bulan April 2026 ini sudah dapat dikendalikan. Kami terus melakukan vaksinasi dan pengawasan ketat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam melaksanakan ibadah kurban,” tegasnya.
Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah
Untuk menjamin keamanan distribusi ternak, Pemprov Jatim juga menerapkan prosedur ketat lalu lintas ternak antarwilayah.
Setiap ternak wajib memenuhi persyaratan kesehatan, telah mendapatkan vaksinasi PMK minimal dosis pertama, serta dilengkapi sertifikat veteriner sebelum diperdagangkan maupun dipotong.
Reporter: Mohammad Rofik
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-13427-gubernur-khofifah-pastikan-hewan-qurban-di-jatim-melimpah-dan-sehat
