Minggu, 14 Jun 2026 00:10 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Hewan Qurban di Jatim Melimpah dan Sehat

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 27 Apr 2026 14:40 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan pengecekan hewan qurban. (Dok. Humas Pemprov Jatim).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan pengecekan hewan qurban. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

Lselalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan kesiapan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 2026.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut, ketersediaan hewan qurban tercatat surplus (melimpah), dan jaminan kesehatan hewan.

Baca Juga: Sederet Komitmen Pemprov Jatim dalam Dukung Perkembangan Industri Konstruksi

Surplus tersebut, berdasarkan data Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Ketersediaan hewan kurban tahun 2026 dalam kondisi surplus dibandingkan proyeksi kebutuhan.

“Alhamdulillah, ketersediaan ternak kurban di Jawa Timur tahun ini sangat mencukupi bahkan surplus. Ini menjadi jaminan bahwa masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang,” jelas Khofifah, Senin (27/4/2026).

Khofifah merinci, ketersediaan sapi tercatat sebanyak 629.119 ekor dengan kebutuhan sekitar 70.550 ekor, kambing 940.693 ekor dengan kebutuhan 297.900 ekor.

Sedangkan domba 484.468 ekor dengan kebutuhan 58.600 ekor, serta kerbau 1.698 ekor dengan kebutuhan sekitar 10 ekor.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Kondisi ini menunjukkan angka surplus yang cukup signifikan pada seluruh jenis ternak kurban di Jawa Timur," katanya.

Khofifah memastikan bahwa seluruh hewan yang diproyeksi untuk qurban, dalam keadaan sehat.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) telah berhasil dikendalikan secara signifikan melalui langkah vaksinasi dan pengawasan intensif.

“Kasus PMK dan LSD di Jatim menurun secara signifikan dan sampai bulan April 2026 ini sudah dapat dikendalikan. Kami terus melakukan vaksinasi dan pengawasan ketat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam melaksanakan ibadah kurban,” tegasnya.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Untuk menjamin keamanan distribusi ternak, Pemprov Jatim juga menerapkan prosedur ketat lalu lintas ternak antarwilayah.

Setiap ternak wajib memenuhi persyaratan kesehatan, telah mendapatkan vaksinasi PMK minimal dosis pertama, serta dilengkapi sertifikat veteriner sebelum diperdagangkan maupun dipotong.

Reporter: Mohammad Rofik 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

The Westin Surabaya, Tempat Inspirasi dalam Gelar Wedding-Tunangan hingga Ultah

Promo khusus turut ditawarkan selama acara berlangsung, dari potongan harga hingga 35 persen untuk paket sangjit, serta harga khusus paket birthday Rp25 juta.

Porkab Karate Sidoarjo Dibuka, Ratusan Atlet Disiapkan untuk Porprov 

Pembukaan Porkab Sidoarjo 2026 Cabang Olahraga Karate di GOR Delta Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id) 

Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Armuji, menegaskan bahwa Gen-Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan partai maupun bangsa.

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.