Rabu, 04 Nov 2026 04:00 WIB

PDIP Tunjuk Kaji Ipuk Jadi Ketua DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Apr 2026 17:50 WIB
Syaifuddin Zuhri atau Kaji Ipuk. (Dok. Instagram @syaifuddinzuhri).
Syaifuddin Zuhri atau Kaji Ipuk. (Dok. Instagram @syaifuddinzuhri).

selalu.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengumumkan penetapan pergantian Ketua DPRD Kota Surabaya untuk periode 2024–2029.

Keputusan ini merupakan tindak lanjut atas wafatnya Ketua DPRD sebelumnya, Adi Sutarwijono.

Baca Juga: Polemik Jam Operasional Pasar Tanjungsari, DPRD Surabaya: Kalau Perlu Perdanya Diubah!

Melalui surat resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, posisi Ketua DPRD Surabaya kini dipercayakan kepada Syaifuddin Zuhri alias Kaji Ipuk.

Penetapan tersebut disebut sebagai bagian dari mekanisme organisasi partai yang berjalan sesuai ketentuan.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan amanat organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga mengenang almarhum Adi Sutarwijono sebagai sosok yang telah mengabdikan diri untuk kepentingan rakyat.

“Beliau adalah figur yang berdedikasi dalam mengemban amanat rakyat. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Nenek yang Dirampok Itu Tetangga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Didik menegaskan, jabatan Ketua DPRD bukan sekadar posisi struktural, melainkan bentuk kepercayaan publik yang harus dijaga dengan integritas dan komitmen.

Ketua DPRD, kata dia, dituntut mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjaga marwah lembaga legislatif, serta memastikan fungsi pengawasan dan penganggaran berjalan berpihak kepada rakyat.

Didik menambahkan, proses pengesahan penetapan Ketua DPRD Surabaya akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Pihaknya juga mendorong konsolidasi internal partai berjalan solid agar roda pemerintahan daerah tetap stabil.

Baca Juga: Nenek Penjual Rujak di Surabaya jadi Korban Perampokan Sadis, Emas 30 Gram Raib

DPD PDI Perjuangan Jatim turut mengajak seluruh kader untuk mendukung keputusan tersebut sebagai bagian dari disiplin organisasi.

Menurut Didik, setiap amanat dari DPP merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Tujuan utamanya adalah memastikan DPRD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja yang konkret, responsif, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gila! Listyo Sigit dkk Sadap Presiden Prabowo hingga Media Sejak 2025

Nomor-nomor yang disadap dimasukan ke dalam sistem tanpa verifikasi. Pada Oktober 2026 tersangka diduga memerintahkan menghapus file penyadapan tersebut.

Presiden Prabowo Diduga Disadap, Ini Komentar PDIP untuk Polri

Menurut Hasto, pengungkapan kasus penyadapan ilegal harus menjadi pintu masuk untuk membongkar kemungkinan adanya praktik-praktik serupa.

Eks Kapolri Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

Diketahui, ketiga jenderal polisi tersebut tak tanya menyadap Presiden Prabowo Subianto, tapi juga menyadap sejumlah pejabat, politisi, media hingga LSM.

Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Dalam momen itu, ‎Khofifah mengatakan bahwa bantuan tersebut mencakup bidang perumahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.

Razia Toko Kelontong di Nganjuk, Petugas Sita 7.540 Batang Rokok Ilegal

David mewanti-wanti seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha agar tidak nekat terlibat dalam rantai distribusi barang ilegal tersebut.

Soal Kabar Penangkapan Jenderal Polisi, Ini Dugaan Pelanggarannya

Langkah penindakan senyap ini bergulir hanya berselang satu bulan setelah kepemimpinan Polri diserahterimakan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.