Jumat, 04 Sep 2026 14:57 WIB

Streaming 'Gus Bupati Menjawab', jadi Forum Saran-Kritik untuk Bupati Fawait

Bupati Jember Gus fawait saat live streaming (foto: dok.diskominfo)
Bupati Jember Gus fawait saat live streaming (foto: dok.diskominfo)

selalu.id - Bupati Jember, Muhammad Fawait, menggelar forum uji publik secara langsung melalui platform livestreaming bertajuk Gus Bupati Menjawab, Jumat (10/4/2026).

Mengadopsi gaya komunikasi modern, forum ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, pertanyaan, hingga aspirasi secara real-time.

Baca Juga: Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Di hadapan ribuan penonton digital, Gus Fawait tampil lugas dalam menjawab berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Forum ini bukan sekadar hiburan, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk memberikan kepastian kepada publik. Masyarakat berhak tahu apa yang kami kerjakan dan alasan di balik setiap kebijakan,” tegasnya.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah tokoh turut hadir memberikan perspektif, di antaranya Iqbal Reza Nugraha, Achmad Imam Fauzi, Peni Dwi Wahyu Winarsi, Agus Trihartono, Iffan Gallant El Muhammady, jurnalis Oryza A. Wirawan, serta Irfan Kharisma Putra.

Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah program Mlijo Cinta yang berfokus pada pemberdayaan pedagang sayur keliling. Menjawab keraguan publik, Gus Fawait menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berbentuk bantuan, tetapi dirancang sebagai ekosistem ekonomi yang menghubungkan produsen lokal dengan pasar secara langsung.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Selain itu, program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) juga menjadi perbincangan hangat. Menanggapi kritik terkait efektivitas anggaran, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadiran langsung pemerintah di desa merupakan langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian masalah.

“Bunga Desaku adalah cara kami menjemput persoalan sebelum menjadi besar. Banyak hal di desa yang tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja. Dengan turun langsung, keputusan bisa diambil lebih cepat,” ujarnya.

Tak hanya membahas program unggulan, forum ini juga mengulas isu strategis seperti kemiskinan, ketimpangan ekonomi, hingga optimalisasi infrastruktur daerah. Gus Fawait menekankan pentingnya sinergi antara program sosial dan pembangunan fisik untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Melalui forum ini, terlihat adanya perubahan pendekatan kepemimpinan di Kabupaten Jember menuju era keterbukaan informasi. Gus Fawait menempatkan dirinya sebagai pemimpin yang siap diuji secara publik, sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Di akhir siaran, ia berkomitmen untuk menjadikan forum serupa sebagai agenda rutin. Hal ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Jember. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jumat Ceria Bunda, Naik Lagi Harganya

Dengan demikian, terdapat selisih (spread) sebesar Rp 147.000 per gram antara harga beli dan harga jual kembali hari ini.