Streaming 'Gus Bupati Menjawab', jadi Forum Saran-Kritik untuk Bupati Fawait
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Minggu, 12 Apr 2026 17:48 WIB
selalu.id - Bupati Jember, Muhammad Fawait, menggelar forum uji publik secara langsung melalui platform livestreaming bertajuk Gus Bupati Menjawab, Jumat (10/4/2026).
Mengadopsi gaya komunikasi modern, forum ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, pertanyaan, hingga aspirasi secara real-time.
Baca Juga: Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun
Di hadapan ribuan penonton digital, Gus Fawait tampil lugas dalam menjawab berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Forum ini bukan sekadar hiburan, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk memberikan kepastian kepada publik. Masyarakat berhak tahu apa yang kami kerjakan dan alasan di balik setiap kebijakan,” tegasnya.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah tokoh turut hadir memberikan perspektif, di antaranya Iqbal Reza Nugraha, Achmad Imam Fauzi, Peni Dwi Wahyu Winarsi, Agus Trihartono, Iffan Gallant El Muhammady, jurnalis Oryza A. Wirawan, serta Irfan Kharisma Putra.
Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah program Mlijo Cinta yang berfokus pada pemberdayaan pedagang sayur keliling. Menjawab keraguan publik, Gus Fawait menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berbentuk bantuan, tetapi dirancang sebagai ekosistem ekonomi yang menghubungkan produsen lokal dengan pasar secara langsung.
Baca Juga: Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga
Selain itu, program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) juga menjadi perbincangan hangat. Menanggapi kritik terkait efektivitas anggaran, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadiran langsung pemerintah di desa merupakan langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian masalah.
“Bunga Desaku adalah cara kami menjemput persoalan sebelum menjadi besar. Banyak hal di desa yang tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja. Dengan turun langsung, keputusan bisa diambil lebih cepat,” ujarnya.
Tak hanya membahas program unggulan, forum ini juga mengulas isu strategis seperti kemiskinan, ketimpangan ekonomi, hingga optimalisasi infrastruktur daerah. Gus Fawait menekankan pentingnya sinergi antara program sosial dan pembangunan fisik untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.
Baca Juga: Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak
Melalui forum ini, terlihat adanya perubahan pendekatan kepemimpinan di Kabupaten Jember menuju era keterbukaan informasi. Gus Fawait menempatkan dirinya sebagai pemimpin yang siap diuji secara publik, sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat.
Di akhir siaran, ia berkomitmen untuk menjadikan forum serupa sebagai agenda rutin. Hal ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Jember. (ADV)
Editor : Redaksi