Selasa, 21 Jul 2026 11:05 WIB

Polri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Transparan dan Humanis, Tidak Ada Jalur Khusus hingga Titipan

ASSDM Polri, Irjen Pol Anwar didampingi Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Dok. Div Humas Polri).
ASSDM Polri, Irjen Pol Anwar didampingi Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Dok. Div Humas Polri).

selalu.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi memastikan pelaksanaan seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berjalan dengan standar tertinggi.

Melalui prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), Polri menjamin proses seleksi berlangsung objektif, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.

Baca Juga: Enam Kapolda Berganti, Berikut Daftarnya

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi tahun ini hanya dibuka melalui satu jalur reguler.

"Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada kuota tambahan. Siapa yang memiliki nilai terbaik dan memenuhi standar seleksi, dialah yang akan lolos menjadi taruna," tegas Anwar dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik.

Oleh karena itu, seluruh proses akan diawasi secara ketat, baik oleh tim internal maupun pengawas eksternal. Masyarakat pun diharapkan turut memantau agar integritas institusi tetap terjaga.

Data sementara yang dihimpun menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 7.988 orang telah mendaftar.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur 

Dari jumlah tersebut, 5.432 orang dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi, sementara 2.556 orang lainnya masih dalam proses pengecekan kelengkapan data.

Irjen Anwar menjelaskan bahwa rekrutmen ini bukan sekadar penerimaan anggota baru, melainkan investasi jangka panjang.

"Taruna Akpol adalah calon pemimpin Polri masa depan. Mereka dipersiapkan menjadi sosok yang adaptif, komunikatif, dan inovatif dalam menjawab tantangan tugas di era mendatang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan saluran pengaduan yang mudah diakses.

Baca Juga: Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Digelar di Probolinggo

Masyarakat dapat melaporkan segala bentuk indikasi kecurangan melalui hotline resmi maupun pemindaian QR Code yang telah disediakan.

"Partisipasi publik sangat krusial. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga agar proses ini benar-benar bersih dan menghasilkan putra-putri terbaik bangsa yang berkualitas," kata Isir.

Polri berharap seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar dan berhasil mencetak calon perwira yang profesional dan berintegritas tinggi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.