Senin, 02 Nov 2026 20:53 WIB

Polri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Transparan dan Humanis, Tidak Ada Jalur Khusus hingga Titipan

ASSDM Polri, Irjen Pol Anwar didampingi Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Dok. Div Humas Polri).
ASSDM Polri, Irjen Pol Anwar didampingi Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Dok. Div Humas Polri).

selalu.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi memastikan pelaksanaan seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berjalan dengan standar tertinggi.

Melalui prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), Polri menjamin proses seleksi berlangsung objektif, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.

Baca Juga: Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi tahun ini hanya dibuka melalui satu jalur reguler.

"Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada kuota tambahan. Siapa yang memiliki nilai terbaik dan memenuhi standar seleksi, dialah yang akan lolos menjadi taruna," tegas Anwar dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik.

Oleh karena itu, seluruh proses akan diawasi secara ketat, baik oleh tim internal maupun pengawas eksternal. Masyarakat pun diharapkan turut memantau agar integritas institusi tetap terjaga.

Data sementara yang dihimpun menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 7.988 orang telah mendaftar.

Baca Juga: Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali

Dari jumlah tersebut, 5.432 orang dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi, sementara 2.556 orang lainnya masih dalam proses pengecekan kelengkapan data.

Irjen Anwar menjelaskan bahwa rekrutmen ini bukan sekadar penerimaan anggota baru, melainkan investasi jangka panjang.

"Taruna Akpol adalah calon pemimpin Polri masa depan. Mereka dipersiapkan menjadi sosok yang adaptif, komunikatif, dan inovatif dalam menjawab tantangan tugas di era mendatang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan saluran pengaduan yang mudah diakses.

Baca Juga: Helikopter Polri Dikerahkan Bantu Evakuasi Keluarga Korban di Operasi Damai Cartenz

Masyarakat dapat melaporkan segala bentuk indikasi kecurangan melalui hotline resmi maupun pemindaian QR Code yang telah disediakan.

"Partisipasi publik sangat krusial. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga agar proses ini benar-benar bersih dan menghasilkan putra-putri terbaik bangsa yang berkualitas," kata Isir.

Polri berharap seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar dan berhasil mencetak calon perwira yang profesional dan berintegritas tinggi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Tujuannya sederhana menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja.