Bupati Jember Fawait Terus Optimalisasi Program UHC Dalam Menekan AKI-AKB hingga Stunting
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Rabu, 01 Apr 2026 18:13 WIB
selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui optimalisasi program Universal Health Coverage (UHC).
Program ini dinilai menjadi strategi utama dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan pada tahun 2026.
Baca Juga: Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa pemerataan akses layanan kesehatan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut UHC bukan sekadar program administratif, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan, khususnya bagi warga kurang mampu.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait juga menanggapi fluktuasi indikator kesehatan di awal tahun dengan menekankan pentingnya analisis data secara menyeluruh.
“Perbandingan data tidak bisa dilakukan hanya dalam jangka tiga bulan dengan data tahunan. Namun kami memastikan UHC menjadi instrumen utama dalam menurunkan AKI dan AKB. Ketimpangan akses kesehatan sering muncul saat pertumbuhan ekonomi meningkat, dan UHC hadir untuk meminimalisir hambatan tersebut,” jelasnya, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga
Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember akan mengintensifkan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil di seluruh wilayah. Mulai akhir April 2026, seluruh ibu hamil ditargetkan telah mendapatkan layanan ultrasonografi (USG).
“Kami menargetkan seluruh ibu hamil di Jember sudah menjalani USG pada akhir April. Ini penting sebagai deteksi dini untuk memastikan kesehatan ibu dan janin, sekaligus menekan risiko saat persalinan,” kata Gus Fawait.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah dilakukan berdasarkan skala prioritas waktu. Infrastruktur seperti jalan dan irigasi menjadi program jangka menengah dan panjang.
Baca Juga: Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak
Sementara layanan kesehatan melalui UHC merupakan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan integrasi antara jaminan kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten, Pemkab Jember berharap dapat membangun sistem kesehatan yang kuat.
Melalui upaya ini, Jember tidak hanya menargetkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (ADV).
Editor : Zein Muhammad