Jumat, 04 Sep 2026 17:00 WIB

Seleksi Soekarno Cup U-17 2026 Membludak, Pendaftar Tembus Tiga Kali Lipat dari Target

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 28 Mar 2026 17:19 WIB
Seleksi turnamen Soekarno Cup U-17. (Dok.istimewa)
Seleksi turnamen Soekarno Cup U-17. (Dok.istimewa)

selalu.id – Antusiasme pemain muda terhadap seleksi sepak bola Soekarno Cup U-17 2026 membludak. Jumlah pendaftar tim Banteng Jawa Timur melonjak hingga hampir tiga kali lipat dari target awal.

Asisten Manajer tim Banteng Jatim sekaligus panitia turnamen, Eri Irawan, menyebut hingga penutupan pendaftaran diproyeksikan peserta menembus 1.500 orang.

Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

“Awalnya kita targetkan 500 peserta, tapi sekarang sudah hampir tiga kali lipat. Ini menunjukkan potensi pemain muda di Jawa Timur sangat besar,” ujar Eri, kepada selalu.id, Sabtu (28/3/2026).

Dari total pendaftar, kata Eri, Surabaya menjadi penyumbang terbanyak dengan hampir 800 peserta. Disusul Malang sekitar 400 peserta, Blitar 300 peserta, serta Banyuwangi sekitar 250 peserta.

Seleksi digelar di lima kota dengan sistem regional untuk menjangkau seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Peserta yang lolos akan disaring menjadi 50 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Surabaya mulai pertengahan April, sebelum akhirnya dipilih 25 pemain terbaik.

Turnamen Soekarno Cup U-17 sendiri merupakan ajang pembinaan usia muda yang digelar oleh DPP Banteng Muda Indonesia (BMI) dan telah memasuki tahun ketiga. 

Baca Juga: Kick Off Mini Soccer Golkar Jatim Digelar Besok, 176 Tim Berebut Piala Bahlil Lahadalia

Setelah Jakarta (2023) dan Bali (2025), tahun ini Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah, dengan Jawa Timur berstatus juara bertahan.

Dalam proses pembinaan ini, lanjut Eri Irawan menyebut bahwa Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Eri Cahyadi, turut memantau jalannya seleksi.

Eri Irawan mengatakan, kehadiran Eri Cahyadi tidak hanya secara langsung di lapangan, tetapi juga aktif memonitor dan menyapa tim pelatih serta peserta melalui pertemuan daring.

“Beliau selalu memantau di setiap titik seleksi. Secara fisik sempat hadir di Malang, dan secara online juga rutin memberikan arahan agar tim pelatih menyiapkan yang terbaik,” ungkapnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Meski demikian, ia menegaskan seluruh proses tetap berjalan profesional tanpa intervensi, termasuk dari pihak manapun.

“Tidak ada pemain titipan. Semua murni hasil seleksi pelatih. Kita hanya mendukung dari sisi manajemen,” tegasnya.

Rencananya, Soekarno Cup U-17 2026 akan digelar di Surabaya pada akhir Juli mendatang dengan menggunakan sejumlah stadion, baik milik pemerintah maupun non-pemerintah.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.