Jumat, 04 Sep 2026 14:57 WIB

Bupati Jember Fawait Dorong Warga Aktif Laporkan Pelayanan Publik

Bupati Jember Muhamad fawait usai gelar safari Ramadan. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhamad fawait usai gelar safari Ramadan. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Bupati Jember Muhammad Fawait melanjutkan rangkaian Safari Ramadan melalui program “Sapa Gus’e” dengan mengunjungi Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.

Baca Juga: Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Dalam pertemuan yang digelar di Balai Desa Suren, Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, berdialog dengan kader posyandu serta para ketua RT dan RW se-Kecamatan Ledokombo.

Suasana penuh keakraban terlihat saat ia memaparkan berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember, sembari membuka ruang diskusi terkait pelayanan publik.

Gus Fawait menyampaikan bahwa pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kualitas layanan pemerintah.

Ia mengajak warga memanfaatkan kanal pengaduan “Wadul Gus’e” sebagai sarana menyampaikan keluhan maupun masukan.

Menurut Gus Fawait, meningkatnya jumlah laporan dari masyarakat justru menjadi indikator positif bagi pemerintah daerah.

“Semakin banyak aduan, itu menunjukkan masyarakat peduli dan ikut mengawasi. Ini membantu kami untuk terus memperbaiki pelayanan publik,” jelasnya.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Gus Fawait mengatakan bahwa selain menyerap aspirasi, ia juga mengajak warga memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan doa demi kebaikan daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi global, termasuk fluktuasi harga minyak dunia.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengkoordinasikan perjalanan dinas agar lebih hemat, seperti penggunaan kendaraan bersama oleh para kepala OPD.

Di bidang infrastruktur, Gus Fawait memberikan penjelasan terkait pembagian kewenangan pembangunan jalan antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Ia membuka opsi bagi desa yang mengalami keterbatasan anggaran untuk menyerahkan penanganan jalan kepada pemerintah kabupaten.

Sebagai inovasi dalam komunikasi publik, Pemkab Jember turut memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan Instagram untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

"Melalui siaran langsung yang melibatkan kepala OPD, warga dapat berinteraksi langsung dan menyampaikan aspirasi secara real-time," kata Gus Fawait.

Program “Sapa Gus’e” diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan transparansi serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jumat Ceria Bunda, Naik Lagi Harganya

Dengan demikian, terdapat selisih (spread) sebesar Rp 147.000 per gram antara harga beli dan harga jual kembali hari ini.