Selasa, 21 Jul 2026 20:58 WIB

Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Jadi 14 Orang, Berikut Rincian Penemuan Jenazah

selalu.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kembali bertambah menjadi 14 orang hingga Jumat (3/10/2025) pukul 23.05 WIB.

 

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Total korban tercatat sebanyak 167 orang. Dari jumlah itu, 118 orang telah ditemukan dengan rincian 103 orang selamat, 14 orang meninggal dunia, dan satu orang kembali ke rumah tanpa memerlukan perawatan medis lanjutan.

 

Dari korban selamat, 14 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 89 orang telah diperbolehkan pulang, dan satu orang dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto. Sementara itu, 49 orang lainnya (berdasarkan daftar absensi pihak pesantren) masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

 

Sepanjang operasi pencarian hari ini, delapan jenazah tambahan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan dukungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, Pemadam Kebakaran, serta relawan lainnya.

 

Rincian Penemuan Jenazah

Korban pertama ditemukan pukul 07.30 WIB di lokasi tempat wudhu sektor A2, disusul satu korban tambahan pada pukul 07.36 WIB di lokasi yang sama. Tim kembali menemukan korban di bagian timur sektor A2 pada pukul 10.17 WIB, kemudian satu korban di sektor A4 pada pukul 11.34 WIB.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

 

Pencarian berlanjut hingga sore hari. Satu korban dievakuasi di sektor A3 pada pukul 14.00 WIB, lalu satu korban lainnya di lokasi yang sama pukul 17.15 WIB. Dua korban tambahan ditemukan hampir bersamaan, masing-masing di sektor A1 pada pukul 17.17 WIB dan sektor A2 pada pukul 17.30 WIB.

 

Dengan penambahan tersebut, total delapan korban berhasil dievakuasi pada hari kelima. Proses pembersihan puing kini difokuskan di sisi utara bangunan, terutama bagian yang tidak lagi terhubung dengan struktur utama.

 

Baca Juga: Breaking News: Lelaki Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya

Sektor A1 hingga A4 merupakan pembagian area pencarian yang ditetapkan Basarnas dan tim SAR gabungan untuk mempercepat koordinasi evakuasi. Sektor A1 mencakup sisi depan bangunan, sektor A2 area tempat wudhu, sektor A3 sisi timur dengan timbunan beton tebal, dan sektor A4 sisi bangunan yang relatif terpisah.

 

Pembersihan material reruntuhan masih berlangsung 24 jam penuh. Jika ditemukan jenazah, tim pembersihan akan segera dibantu tim medis dan ambulans untuk proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.