Kamis, 22 Okt 2026 00:57 WIB

Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Jadi 14 Orang, Berikut Rincian Penemuan Jenazah

selalu.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kembali bertambah menjadi 14 orang hingga Jumat (3/10/2025) pukul 23.05 WIB.

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Total korban tercatat sebanyak 167 orang. Dari jumlah itu, 118 orang telah ditemukan dengan rincian 103 orang selamat, 14 orang meninggal dunia, dan satu orang kembali ke rumah tanpa memerlukan perawatan medis lanjutan.

 

Dari korban selamat, 14 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 89 orang telah diperbolehkan pulang, dan satu orang dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto. Sementara itu, 49 orang lainnya (berdasarkan daftar absensi pihak pesantren) masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

 

Sepanjang operasi pencarian hari ini, delapan jenazah tambahan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan dukungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, Pemadam Kebakaran, serta relawan lainnya.

 

Rincian Penemuan Jenazah

Korban pertama ditemukan pukul 07.30 WIB di lokasi tempat wudhu sektor A2, disusul satu korban tambahan pada pukul 07.36 WIB di lokasi yang sama. Tim kembali menemukan korban di bagian timur sektor A2 pada pukul 10.17 WIB, kemudian satu korban di sektor A4 pada pukul 11.34 WIB.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

 

Pencarian berlanjut hingga sore hari. Satu korban dievakuasi di sektor A3 pada pukul 14.00 WIB, lalu satu korban lainnya di lokasi yang sama pukul 17.15 WIB. Dua korban tambahan ditemukan hampir bersamaan, masing-masing di sektor A1 pada pukul 17.17 WIB dan sektor A2 pada pukul 17.30 WIB.

 

Dengan penambahan tersebut, total delapan korban berhasil dievakuasi pada hari kelima. Proses pembersihan puing kini difokuskan di sisi utara bangunan, terutama bagian yang tidak lagi terhubung dengan struktur utama.

 

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Sektor A1 hingga A4 merupakan pembagian area pencarian yang ditetapkan Basarnas dan tim SAR gabungan untuk mempercepat koordinasi evakuasi. Sektor A1 mencakup sisi depan bangunan, sektor A2 area tempat wudhu, sektor A3 sisi timur dengan timbunan beton tebal, dan sektor A4 sisi bangunan yang relatif terpisah.

 

Pembersihan material reruntuhan masih berlangsung 24 jam penuh. Jika ditemukan jenazah, tim pembersihan akan segera dibantu tim medis dan ambulans untuk proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.