Minggu, 06 Sep 2026 17:24 WIB

Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Jadi 14 Orang, Berikut Rincian Penemuan Jenazah

selalu.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kembali bertambah menjadi 14 orang hingga Jumat (3/10/2025) pukul 23.05 WIB.

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Total korban tercatat sebanyak 167 orang. Dari jumlah itu, 118 orang telah ditemukan dengan rincian 103 orang selamat, 14 orang meninggal dunia, dan satu orang kembali ke rumah tanpa memerlukan perawatan medis lanjutan.

 

Dari korban selamat, 14 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 89 orang telah diperbolehkan pulang, dan satu orang dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto. Sementara itu, 49 orang lainnya (berdasarkan daftar absensi pihak pesantren) masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

 

Sepanjang operasi pencarian hari ini, delapan jenazah tambahan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan dukungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, Pemadam Kebakaran, serta relawan lainnya.

 

Rincian Penemuan Jenazah

Korban pertama ditemukan pukul 07.30 WIB di lokasi tempat wudhu sektor A2, disusul satu korban tambahan pada pukul 07.36 WIB di lokasi yang sama. Tim kembali menemukan korban di bagian timur sektor A2 pada pukul 10.17 WIB, kemudian satu korban di sektor A4 pada pukul 11.34 WIB.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

 

Pencarian berlanjut hingga sore hari. Satu korban dievakuasi di sektor A3 pada pukul 14.00 WIB, lalu satu korban lainnya di lokasi yang sama pukul 17.15 WIB. Dua korban tambahan ditemukan hampir bersamaan, masing-masing di sektor A1 pada pukul 17.17 WIB dan sektor A2 pada pukul 17.30 WIB.

 

Dengan penambahan tersebut, total delapan korban berhasil dievakuasi pada hari kelima. Proses pembersihan puing kini difokuskan di sisi utara bangunan, terutama bagian yang tidak lagi terhubung dengan struktur utama.

 

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Sektor A1 hingga A4 merupakan pembagian area pencarian yang ditetapkan Basarnas dan tim SAR gabungan untuk mempercepat koordinasi evakuasi. Sektor A1 mencakup sisi depan bangunan, sektor A2 area tempat wudhu, sektor A3 sisi timur dengan timbunan beton tebal, dan sektor A4 sisi bangunan yang relatif terpisah.

 

Pembersihan material reruntuhan masih berlangsung 24 jam penuh. Jika ditemukan jenazah, tim pembersihan akan segera dibantu tim medis dan ambulans untuk proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item