Minggu, 06 Sep 2026 17:24 WIB

Korban Tewas Tragedi Ponpes di Sidoarjo Bertambah Jadi 13 Orang

selalu.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, bertambah. Hingga Jumat malam (3/10/2025), tim identifikasi telah mengonfirmasi 13 korban jiwa.

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Proses identifikasi masih berlangsung intensif di RS Bhayangkara Surabaya, di mana delapan jenazah masih dalam pemeriksaan Tim Disaster Victim Identification (DVI).

 

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M. Khusnan menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan sesuai standar internasional DVI. Tahapan meliputi pembacaan data di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengumpulan data antemortem, dan rekonsiliasi data.

 

"Pembacaan TKP penting untuk memastikan kondisi korban dan barang-barang yang melekat pada tubuh korban tetap utuh. Semua barang bukti didokumentasikan sebelum dimasukkan ke dalam kantong berlabel," ujar Khusnan, Jumat (3/10/2025).

 

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Polisi mengimbau keluarga korban segera menyerahkan data pendukung seperti catatan medis, foto terakhir, atau properti pribadi korban ke Posko DVI Ponpes Al-Khoziny. Data tersebut diperlukan untuk mempercepat proses identifikasi.

 

Masyarakat juga diminta tidak melakukan evakuasi mandiri di area reruntuhan. Hal itu dinilai dapat merusak TKP dan menghambat proses investigasi.

 

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan pencarian serta evakuasi korban. Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi dan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti.

 

Pemerintah daerah mendirikan posko bantuan serta menyediakan layanan konseling bagi keluarga korban. Bantuan logistik dan medis terus disalurkan untuk warga terdampak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item