Kamis, 22 Okt 2026 00:54 WIB

Korban Tewas Tragedi Ponpes di Sidoarjo Bertambah Jadi 13 Orang

selalu.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, bertambah. Hingga Jumat malam (3/10/2025), tim identifikasi telah mengonfirmasi 13 korban jiwa.

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Proses identifikasi masih berlangsung intensif di RS Bhayangkara Surabaya, di mana delapan jenazah masih dalam pemeriksaan Tim Disaster Victim Identification (DVI).

 

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M. Khusnan menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan sesuai standar internasional DVI. Tahapan meliputi pembacaan data di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengumpulan data antemortem, dan rekonsiliasi data.

 

"Pembacaan TKP penting untuk memastikan kondisi korban dan barang-barang yang melekat pada tubuh korban tetap utuh. Semua barang bukti didokumentasikan sebelum dimasukkan ke dalam kantong berlabel," ujar Khusnan, Jumat (3/10/2025).

 

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Polisi mengimbau keluarga korban segera menyerahkan data pendukung seperti catatan medis, foto terakhir, atau properti pribadi korban ke Posko DVI Ponpes Al-Khoziny. Data tersebut diperlukan untuk mempercepat proses identifikasi.

 

Masyarakat juga diminta tidak melakukan evakuasi mandiri di area reruntuhan. Hal itu dinilai dapat merusak TKP dan menghambat proses investigasi.

 

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan pencarian serta evakuasi korban. Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi dan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti.

 

Pemerintah daerah mendirikan posko bantuan serta menyediakan layanan konseling bagi keluarga korban. Bantuan logistik dan medis terus disalurkan untuk warga terdampak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.