Minggu, 06 Sep 2026 18:41 WIB

Atlet Panahan Indonesia Dimatangkan di Kejuaraan Dunia Sebelum Hadapi Sea Games 2025

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 11 Sep 2025 14:11 WIB

selalu.id - ‎Tim panahan Indonesia akan mengakhiri tur internasional di Kejuaraan Dunia 2025 di Gwangju, Korea Selatan, 5-12 September. Ini merupakan bagian dari persiapan SEA Games Thailand 2025 dan Olimpiade Los Angeles 2028.

‎Sebanyak 12 atlet, lima pelatih dan satu offisial tiba di Gwangju ikut dalam turnamen seri terakhir Kejuaraan Dunia pada 2025 sekaligus ajang persiapan SEA Games Thailand 2025.

‎Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Perpani, Abdul Razak., memasang target juara umum SEA Games 2025 di Bangkok. Utamanya untuk disiplin recurve.

‎Sebelumnya, tim panahan Indonesia memastikan dua medali emas di Piala Asia 2025. Yakni recurve mixed team via Ayu Mareta Dyasari/Arif Pangestu dan tim beregu putri recurve (Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, Ayu Mareta Dyasari).

‎Menurutnya, Indonesia lebih banyak bersaing dengan tim-tim negara Asia di final. Sedangkan negara-negara yang akan bersaing di SEA Games hanya Malaysia dan Singapura. Itu pun meraih medali perunggu.

‎"Untuk recurve kami menargetkan empat atau sapu bersih dari lima nomor. Compound kami targetkan insyaallah dua minimal," katanya.

‎"Kami optimistis dengan kekuatan atlet recurve yang ada dan melihat kekuatan lawan. Contoh di recurve beregu putra (pemenangnya) itu dari Asia Tenggara enggak ada. Begitu pun beregu putri kita Indonesia (berhasil ambil), dan medali perunggunya Malaysia."

‎Timnas Panahan Indonesia terakhir kali menjadi juara umum di SEA Games 2021 di Vietnam. Tim Merah Putih memboyong lima medali emas dan satu perak.

Baca Juga: Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.