Senin, 19 Okt 2026 12:38 WIB

Diserang Saat Penyelidikan, Polisi Narkoba Polda Jatim Terkena Luka Bacok

Ilustrasi pembacokan
Ilustrasi pembacokan

selalu.id – Seorang anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur menjadi korban pembacokan saat melakukan penyelidikan di Bangkalan, Madura, Sabtu (16/8/2025).

 

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penggelapan Gula 3 Miliar

Korban berinisial A, anggota opsnal Subdit III Ditresnarkoba, menderita luka bacok serius di kepala dan punggung. Saat ini ia menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Surabaya.

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan pihaknya belum mendapat informasi terbaru terkait kondisi korban.

 

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar TPPO, Korban asal Ogan Komering Ulu Layani 10 Pria Hidung Belang

“Kami belum ada info terkait kondisi terkini anggota yang terluka,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/8/2025).

 

Sebagai tindak lanjut, Polda Jatim menurunkan tim gabungan dari Ditresnarkoba dan Jatanras untuk mengungkap pelaku serta motif penyerangan.

Baca Juga: Keji! Pasutri di Jember Paksa 7 Anak di Bawah Umur Layani Pria Hidung Belang

 

Penyelidikan masih berlangsung, dan polisi menegaskan akan segera menangkap pelaku untuk memberikan keadilan bagi korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.