Senin, 12 Okt 2026 17:13 WIB

Potret Semangat Siswa SDN 2 Ploso Nganjuk Belajar dengan Lesehan di Gedung Darurat

  • Penulis : selalu.id
  • | Senin, 12 Okt 2026 16:07 WIB
Suasana belajar mengajar siswa SDN 2 Ploso Nganjuk dengan lesehan di lokasi darurat. (Foto: Yohanes/selalu.id).
Suasana belajar mengajar siswa SDN 2 Ploso Nganjuk dengan lesehan di lokasi darurat. (Foto: Yohanes/selalu.id).

selalu.id - Hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lokasi darurat membuat para siswa SDN 2 Ploso, Kelurahan Ploso, Kabupaten Nganjuk, harus beradaptasi dengan kondisi serba terbatas.

Mereka terpaksa belajar secara lesehan di gedung Koperasi Desa Merah Putih (DKMP), Senin (12/10/2026).

Baca Juga: Melihat Pesona Kemegahan Gunung Wilis Nganjuk di Bawah Langit Kemarau

Kepala SDN 2 Ploso, Dewi, mengutarakan bahwa proses KBM di tempat sementara ini tetap berlangsung kondusif meski sarana penunjang sangat minim.

"Alhamdulillah untuk hari pertama SDN 2 Ploso kita bisa menggunakan di Koperasi Desa Merah Putih Kelurahan Ploso. Kondisi anak-anak kondusif walaupun dengan sarana yang sangat terbatas," ungkapnya kepada selalu.id saat ditemui di lokasi.

Ketiadaan fasilitas meja dan bangku sekolah di lokasi darurat membuat para siswa berinisiatif membawa meja atau bangku lipat dari rumah masing-masing.

"Anak-anak tidak mungkin bangku dan tempat duduknya dibawa ke sini, jadi kita lesehan. Anak-anak membawa bangku lipat sendiri-sendiri dari rumah untuk pelaksanaan pembelajaran," kata Dewi.

Skenario pembagian ruangan pun diterapkan. Gedung DKMP digunakan menampung siswa kelas 1 hingga kelas 5. Sedangkan khusus siswa kelas 6, lokasi belajar dipisahkan ke area madrasah.

Dewi membeberkan pertimbangan pemisahan kelas 6 tersebut agar fokus pendampingan lebih maksimal jelang ujian mendatang.

"Untuk yang kelas 6 ada di madrasah, kita pisah karena membutuhkan tempat yang lebih khusus untuk mengejar target. Nanti semester depan sudah ada pelaksanaan TKA, yang mana guru kelas 6 harus menyelesaikan mata pelajaran sampai dengan pembelajaran TKA nanti," jelasnya.

Langkah pengungsian KBM ini diambil lantaran gedung utama SDN 2 Ploso tengah direhabilitasi total. Pihak sekolah mewajibkan area proyek steril demi keselamatan para murid sekaligus mempercepat pengerjaan.

Baca Juga: Wisata Edukasi Manyung Nganjuk Buka Lagi: Kini Makin Seru, Tiket Murah Meriah

"Kita mengkondisikan karena SDN 2 Ploso mendapatkan rehab total yang otomatis anak-anak harus steril di sana. Pertama untuk keamanan, kedua agar proses rehabilitasi ini segera cepat dan berjalan lancar," tegas Dewi.

Ia memproyeksikan aktivitas KBM darurat di gedung DKMP ini bakal berjalan hingga pengujung tahun.

"Anak-anak belajar insya Allah sampai Desember, karena Desember sudah ulangan akhir semester. Jadi pertengahan Desember sudah selesai," katanya.

Secara teknis, proses KBM tetap dipandu wali kelas masing-masing. Meski demikian, Dewi tidak menampik adanya kendala akibat model ruangan terbuka tanpa sekat.

"Kalau kelemahan itu memang diakui karena kita tidak dibilik-bilik. Dengan ruang terbuka itu memang kendala yang kita hadapi saat ini, kalau guru berbicara akan bentrok suaranya," akunya.

Baca Juga: Top 5 Berita: Frontage Road Buduran Bisa Nikmati Sunset Sambil BBQ'an 

Namun di sisi lain, tatanan ruang terbuka ini membawa berkah tersendiri. Pengawasan terhadap aktivitas siswa menjadi lebih fleksibel, termasuk memperlancar alur pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Untuk mempermudah pengawasan dan mempermudah pendistribusian MBG juga. Kalau kita menempatkan di beberapa tempat, otomatis kendala pembagian MBG agak ribet," paparnya.

Untuk menghalau hawa panas dan menjaga kenyamanan murid selama belajar, pihak sekolah telah menyiagakan kipas angin di tiap-tiap area kelas.

"Nanti kita sediakan kipas angin karena per kelas sudah mempunyai kipas angin. Di sini colokan juga banyak. Paling tidak satu kelas ada satu atau dua kipas angin berdiri untuk menambah kenyamanan anak-anak," tandas Dewi.

Reporter: Yohanes Arberto

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.

Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Langkah ini dinilai esensial membangun keseimbangan yang ideal antara tuntutan profesionalisme kerja dan pemenuhan kebutuhan untuk tetap sehat serta bugar.

Bayi 28 Hari Meninggal Usai Diberi Makan Telur di Surabaya, IDAI: Asi Makanan Terbaik

Bayi tersebut menghembuskan napas terakhirnya di RSUD dr Soetomo.

Hari Jadi ke-81 Jatim, Bupati Sidoarjo Soroti Pertumbuhan Ekonomi dan Keterbukaan Informasi Desa

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kontribusi Sidoarjo terhadap perekonomian provinsi di tengah dorongan peningkatan investasi dan penyerapan tenaga

Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Ketiga pelaku yakni AG (24), warga Dlambak Laok, Tanah Merah, MZ (34), warga Desa Tunjung, Burneh dan MS (35), warga Desa Alok, Burneh, Bangkalan.

HUT ke-81 Jatim: Wali Kota Mojokerto Tekankan Semangat Unggul, Maju Berkelanjutan

Ika Puspitasari membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur.