Sabtu, 06 Jun 2026 15:09 WIB

Pertama di Kawasan Industri, SIER Berhasil Raih Rekomendasi Sertifikasi ISO Terintegrasi

SIER
SIER

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menorehkan capaian penting dalam komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang berkelas dunia. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya rekomendasi untuk memperoleh sertifikasi ISO terintegrasi dari British Standards Institution (BSI) Group Indonesia.

 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Adapun sistem manajemen yang berhasil diintegrasikan oleh SIER meliputi ISO 9001 (Manajemen Mutu); ISO 14001 (Manajemen Lingkungan); ISO 45001 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja); ISO 37001 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan); Sistem Manajemen K3 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012

 

Dengan keberhasilan ini, SIER tercatat sebagai pengelola kawasan industri pertama di Indonesia yang mampu mengintegrasikan sejumlah standar sistem manajemen tersebut ke dalam satu kerangka kerja yang terpadu dan sistematis.

 

Penyerahan rekomendasi sertifikasi dilakukan di kantor pusat BSI Group Indonesia, Talavera Tower, Jakarta Selatan, belum lama ini. Rekomendasi sertifikat diserahkan langsung oleh Nolia Natalia, Country Manager BSI Group Indonesia, kepada Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono.

 

Sekadar informasi, BSI Group Indonesia merupakan bagian dari BSI Group, sebuah badan standar nasional Inggris yang memiliki sejarah panjang dalam standardisasi kualitas produk dan layanan. BSI Group Indonesia bertujuan untuk membantu perusahaan dan organisasi di Indonesia, mencapai standar kualitas dan kinerja yang lebih tinggi, melalui penerapan standar internasional dan solusi berbasis standar.

 

Turut hadir dalam seremoni tersebut antara lain Kepala Divisi PHS sekaligus Ketua Tim SMI PT SIER, Andi Panji Ariyanto; Kepala Unit K3 dan Wakil Ketua Tim SMI, Haditya Yudha S; serta Kepala Unit Pengawasan Lingkungan, Hafizh Rifky Nofaldi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Nolia Natalia menyampaikan apresiasinya atas langkah progresif yang telah diambil oleh SIER. Ia menyebut integrasi sistem manajemen sebagai sebuah pencapaian luar biasa yang tidak hanya mencerminkan kedewasaan organisasi, tetapi juga menunjukkan kesiapan perusahaan untuk bersaing di kancah global.

 

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT SIER yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membangun sistem manajemen yang terintegrasi, menyeluruh, dan berkelanjutan,” kata Nolia.

Baca Juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

 

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak hanya mencerminkan keseriusan perusahaan dalam menerapkan praktik-praktik terbaik, tetapi juga menjadi contoh positif bagi sektor industri lainnya di Indonesia. “SIER membuktikan bahwa integritas, keberlanjutan, dan keamanan informasi dapat berjalan selaras dalam satu kerangka tata kelola modern,” imbuhnya.

 

Andi Panji Ariyanto menjelaskan bahwa penerapan SMI membawa sejumlah manfaat strategis. Pertama, dari sisi efisiensi, integrasi ini mengurangi duplikasi pekerjaan, menghemat waktu, dan mendorong peningkatan produktivitas. Kedua, dari aspek efektivitas, sistem yang terintegrasi memungkinkan pengelolaan risiko yang lebih baik, peningkatan kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

 

"Integrasi ini juga menjamin konsistensi dalam pengelolaan berbagai aspek penting perusahaan, mulai dari mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan informasi, hingga anti-penyuapan," ujar Panji.

 

Baca Juga: Artistik dan Futuristik, Kupu-kupu Robotik SIER Karya Mahasiswa ITS Memukau Surabaya Vaganza 2026

Lebih lanjut, Panji menggarisbawahi bahwa implementasi SMI dapat menurunkan biaya operasional melalui eliminasi sistem manajemen yang terpisah, sekaligus meningkatkan reputasi perusahaan di mata pemangku kepentingan.

 

"Selain itu, integrasi ini memperkuat daya adaptasi perusahaan terhadap dinamika eksternal dan ekspektasi stakeholders. Meski prosesnya memerlukan komitmen tinggi dan energi besar, dampaknya sangat fundamental, terutama dalam membentuk kultur kerja yang responsif dan kesadaran organisasi terhadap risiko serta kualitas," imbuhnya.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan semata formalitas administratif, melainkan wujud nyata dari tekad perusahaan untuk menjadi pelopor dalam praktik industri yang berkelanjutan, aman, bersih, transparan, dan berstandar global.

 

“Kami meyakini bahwa masa depan industri Indonesia harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang kuat dan terintegrasi. Dengan menerapkan standar manajemen internasional secara bersamaan, kami tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memperkuat kepercayaan mitra dan para pemangku kepentingan,” tandas Didik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.