Selasa, 29 Sep 2026 22:54 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Inovboyo 2025, Ajak Warga Berkontribusi Bangun Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Jun 2025 12:02 WIB
Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad
Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar lomba inovasi tahunan Inovboyo 2025. Program ini mendorong partisipasi masyarakat dan perangkat daerah dalam menciptakan solusi bagi pembangunan kota.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa setiap inovasi yang dilombakan diharapkan berdampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

 

“Inovasi di Surabaya bukan hanya soal teknologi, tapi dampaknya. Misalnya bisa mempercepat pelayanan, mengurangi kemiskinan, atau bahkan menurunkan angka stunting,” ujar Eri, Kamis (12/6/2025).

 

Ia menekankan bahwa ide yang dikirim harus menjawab tujuh isu prioritas kota, yaitu pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting dan pengangguran, pengurangan ketimpangan, penurunan angka kematian ibu dan anak, serta peningkatan IPM dan ekonomi.

 

“Jadi bukan sekadar canggih, tapi juga solutif. Inovasi harus menjawab masalah kota dan mengubah hidup masyarakat jadi lebih baik,” tambahnya.

 

Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum, pelajar, dan perangkat daerah. Pemkot mendorong generasi muda untuk terlibat aktif. “Kami ingin tahu, apa yang ingin dilakukan anak muda untuk Surabaya? Mereka punya energi besar,” kata Eri.

 

Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menjelaskan bahwa tema Inovboyo 2025 adalah “Inovasi untuk Peningkatan Infrastruktur dan Mitigasi Bencana.” Namun cakupan kategori lebih luas, mulai dari digital, agribisnis, energi terbarukan, hingga sosial budaya.

 

Untuk pelajar, tersedia sub-kategori Inovboyo Young Heroes. Sementara perangkat daerah akan bersaing dalam tiga jalur: tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan inovasi sesuai tugas pokok.

 

“Inovboyo bukan hanya kompetisi, tapi gerakan kolaboratif. Tujuan utamanya menjadikan Surabaya kota inovatif yang berkelanjutan,” kata Irvan.

 

Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah uang pembinaan, trofi, piagam, dan kesempatan implementasi ide oleh Pemkot Surabaya.

 

“Kalau idenya bagus dan aplikatif, bisa langsung diintegrasikan ke program kota. Ini kesempatan langka bagi warga untuk benar-benar ikut membangun kota,” ujar Irvan.

 

Pemenang juga akan mendapat pendampingan, jejaring dengan pemangku kebijakan, serta eksposur media.

 

Pendaftaran dan pelaksanaan lomba akan dimulai 17 Juni 2025. Penilaian dilakukan oleh tim juri dari akademisi, BRIDA Pemprov Jatim, dan Kemendagri.

 

“Inovboyo adalah gerakan bersama. Ini bagian dari perjalanan menuju Surabaya 2050: kota yang cerdas, adil, dan berkelanjutan,” pungkas Irvan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.