Ini Pesan Semangat Gubernur Khofifah untuk Para Santri di Jawa Timur

Reporter : Ade Resty
Gubenur Jawa Timur Khofifah saat berdialog dengan siswa MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro.

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para santri untuk tidak takut bermimpi dan bercita- cita setinggi- tingginya. Semua santri, kata dia, harus berani bercita-cita setinggi mungkin. Menurutnya, tidak ada halangan bagi santri untuk meraih impian asal dibarengi dengan usaha dengan sungguh-sungguh disertai doa.

"Asal mau usaha, giat belajar, diiringi doa saya yakin apa yang diinginkan dan dicita-citakan InsyaAllah bisa tercapai. Pokoknya, menjadi santri jangan rendah diri, harus punya fighting spirit, harus punya semangat juang seperti para pendiri NU yang berjuang luar biasa melalui santri dan pesantren. Seperti KH. Hasyim Asy'ary, KH. Wahab Hasbullah dan sebagainya. Bahkan beliau juga pahlawan nasional," pesan Khofifah saat sambutan meresmikan MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro.
pada Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Khofifah menyebut, banyak contoh santri atau kalangan pondok pesantren yang menempati posisi-posisi strategis di berbagai bidang. Salah satunya, kata Khofifah, adalah KH. Abdurrahman Wahid Presiden RI ke - 4, juga KH. Ma'ruf Amin yang saat ini menjadi Wakil Presiden RI.

Khofifah mengatakan, keberadaan MTs Plus yang baru saja diresmikan tersebut hendaknya dimaknai para santri untuk semakin meninggikan cita-cita dan mimpinya mengingat kualitas sekolah semakin baik.

Baca juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Saya berharap MTs Plus Sabulun Naja ini dapat membuat santri dan masyarakat sekitar terpacu untuk bercita-cita setinggi-tingginya. Sekolah di pesantren dengan kualitas pendidikan yang baik. Yang selanjutnya termotivasi untuk mewujudkan berbagai cita- citanya," imbuhnya.

Ketika bercita-cita tinggi, lanjut Khofifah, maka akan ada dorongan dalam diri masing-masing santri dan masyarakat sekitar untuk dapat merealisasikan dengan berbagai upaya. Seperti belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan tekun dan sebagainya.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Kemudian direalisasikan dengan belajar atau bekerja tanpa kenal lelah, tidak mudah putus asa dan berusaha dengan sungguh-sungguh," tandas orang nomor satu di Jatim ini.

Memiliki cita-cita yang tinggi adalah bagian dari iman dan bukti dari pribadi yang kuat serta berpikiran jauh ke depan. Lalu berdakwah adalah salah satu cara untuk memelihara ilmu khususnya ilmu agama. Karena dengan berdakwah ilmu akan terus berkembang dan bermanfaat. (SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru