Mahasiswa UM Surabaya Bikin Alat Penanam Jagung 3 in 1, Begini Cara Kerjanya

Reporter : Dony Maulana
Alat penanam jagung

selalu.id - Berawal dari keluh kesah petani yang kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menanam jagung, mahasiswa teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya membuat inovasi alat menanam jagung 3in1.

Alat tersebut seperti traktor yang dapat menyimpan 6-7 kilogram biji jagung untuk ditanam. Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan penyiraman serta pemupukan. Sehingga bisa mempermudah petani jagung dalam menanam dengan waktu yang singkat dibandingkan menggunakan bantuan manusia. Alat tersebut bernama ATJ 3in1.

Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Cara kerjanya dengan cara didorong seperti traktor, nah untuk alat ini untuk membuat lubangan, menaruh biji dan menyiram," kata  ketua tim inovasi ATJ 3in1, Rifqi Robbani Amin, Jumat (30/8).

Alat tersebut sudah dicoba untuk menanam jagung dengan luas lahan satu hektar. Dalam sekali tanam bisa mengeluarkan 2-3 biji dengan jarak 10 centimeter dari lobang tanaman biji jagung lainnya.

Lebih lanjut Rifqi menjelaskan, jika dibandingkan dengan penanaman jagung yang dilakukan oleh manusia membutuhkan 6 orang dengan lahan satu hektar dengan waktu kurang lebih 7-14 hari.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kalau menggunakan ATJ 3in1, sekali dorong bisa membutuhkan waktu 15-20 menit untuk setiap garis penanaman. Sedangkan secara keseluruhan bisa rampung 3-4 hari," terangnya.

Rifqi juga menyiapkan alat untuk menyiram sekaligus memupuk. Dengan alat daur ulang botol bekas, sedotan dan kayu yang bisa menampung 5 liter air dalam satu garis penanaman.

"Jadi kami buat juga untuk penyiraman dan pemupukan untuk mempermudah petani jagung," ujarnya.

Baca juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Meski begitu, alat yang dikerjakan tim sebanyak 20 orang tersebut masih diperlukan penyempurnaan dan dilakukan duplikasi untuk dibagikan kepada petani.

"Sejauh ini baru satu saja alatnya, rencana kalau memang dibutuhkan kami akan lakukan penyempurnaan kembali," tukasnya.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru