Begini Cerita Pertemuan Risma dan Gus Hans

Reporter : Dony Maulana
Pasangan Risma-Gus Hans saat mendaftar di KPU Jatim

selalu.id - Risma dan Gus Hans mendaftar pada hari terakhir atau penutupan pendaftaran Cagub-Cawagub Jatim 2024. Bersamaan dengan calon yang diusung PKB, Luluk-Lukman. Keduanya didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Said Abdullah dan Ketua Partai Hanura Jatim Masteng.

Jagoan PDI Perjuangan-Hanura-Partai Ummat di Pilgub Jatim 2024 tersebut menaiki becak diiringi shalawat. Warga berebut mengabadikan momen sekaligus menyambut antusias dua tokoh penantang Khofifah-Emil dan Luluk-Lukman ini.

Baca juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Dalam sambutannya, Risma juga bercerita jika ia mengenal Gus Hans saat naik haji di Mekkah.

"Jadi kenalnya di situ, jadi ini ada yang menjodohkan. Tapi Insya Allah saya selalu berniat di dalam amanah yang diberikan kepada kami, saya yakin bisa bahwa kami tidak ingin mengecewakan baik dari KPU maupun Bawaslu," kata Risma saat jumpa pers di KPU Jatim, Kamis (29/8/2024) malam.

Risma dan Gus Hans memang baru dipertemukan secara langsung dalam semalam oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati.

"Bahkan mungkin Gus Hans juga nggak tahu, baru tahu jam sebelas malem. Tapi Bu Mega percaya, saat itu menyampaikan, Mbak Risma pasti ada pasangannya.  Meskipun ketemunya jam sebelas malem," ujar Risma seraya tertawa renyah sambil berkali-kali ia tak luput meminta maaf jika ada tutur kata maupun perilaku yang tidak berkenan.

Ia dan Gus Hans memastikan akan mengikuti semua ketentuan yang berlaku sebagaimana saat ia menjadi Wali Kota Surabaya.

"Terus terang ini amanah yang cukup berat bagi saya, dan tentunya nanti dengan Gus Hans bersama. Karena saya adalah menteri sosial yang mengawasi orang-orang yang teraniaya dan miskin," ungkap Risma.

"Bagaimana saya melihat persis kondisi Jawa Timur dengan data-datanya. Karena itu sekali lagi lima tahun ke depan itu akan ditentukan mulai dari hari ini," ujarnya.

Risma mengaku baru bisa datang ke Surabaya hari ini. Karena sebelumnya kemarin ia harus bertemu suku anak dalam di Jambi. Ia juga meminta doa restu kepada masyarakat.

Terutama doa-doa orang teraniaya. Meskipun secara pribadi, Risma mengaku memiliki kesan khusus terhadap kota yang telah berhasil ia bangun dan ia mendengar mereka berharap Riska kembali pulang memimpin.

Baca juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Doa-doa itu mengalahkan semuanya sehingga saya kembali ke Jawa Timur," katanya.

Sementara ia juga berharap kepada jajaran KPU dan Bawaslu untuk selalu mengingatkan jika ia dan pasangan calon wakil gubernur melakukan kesalahan. Begitu pula sebaliknya kepada semua kontestan.

"Kalau kami memang salah, kami siap untuk ditegur. Tapi kalau ada yang lain yang salah, mohon juga dilakukan hal yang sama," ujarnya.

Sebab amanah yang ia emban adalah titipan Tuhan dan ia harus bisa menjalankan secara adil. Ia akan patuh pada peraturan.

"Kami akan patuh, tapi kami juga menyampaikan mohon kami diperlakukan yang adil," tandasnya.

Baca juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Gus Hans mengatakan bahwa saat ini adalah momentum menyatukan visi misi yang sama dengan Risma.

"Saya merasa beliau akan mampu membimbing saya dan juga menyertai kami untuk berpikir, berbuat dan berdakwah dengan track record yang beliau miliki," ucap Gus Hans.

Saat mendengar kabar bergandengan dengan Risma pada larut malam itu, ia langsung mengiyakan.

"Ibaratnya niat baik bertemu niat baik Insya Allah menjadi baik bersama," ucap Pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar ini.

Gus Hans yakin kontestasi akan berjalan dengan baik dan akan saling menjaga kepercayaan demi membangun Jatim lebih baik ke depan apabila mereka berdua terpilih dengan niat tulus yang bersih.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru