Syuting di Posko Pengungsi Semeru, Sinetron TMTM Diboikot

Reporter : Ade Resty
Poster sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda

selalu.id - Gerakan boikot digaungkan netizen terhadap sinetron 'Terpaksa Menikahi Tuan Muda' yang menggelar syuting di posko pengungsian korban erupsi Semeru. Tak hanya netizen, warga sekitar Semeru pun geram.

"Gak ada yang berani boikot kah, gerakan apa gitu biar agak gereget,"tulis netizen di kolom komentar akun IG @Lumajang.ku, Rabu, (22/12/2021).

Baca juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Tak hanya itu, admin akun IG @Lumajang.ku juga mempertanyakan kenapa diperbolehkan perizinan lokasi film sinetron itu. Sedangkan penambang pasir untuk mencari nafkah diperbolehkan.

"kenapa Izinnya bisa turun?" ujarnya.

"Logikanya, penambang pasir yang tujuannya untuk menafkahi keluarga gak boleh. Tapi kenapa syuting film boleh. Jadi pingin uploud video kemarin ada penambang pasir kena semprot deh, eh," imbuhnya.

Baca juga: Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

Baca Juga: Miris, Beredar Video Pembuatan Sinetron di Posko Pengungsi Erupsi Semeru

Para netizen menunggu klarifikasi dari pemerintah yang terkait perizinan syuting sinetron tersebut.

Baca juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 176 Hektare, Tiga Heli Water Bombing Diturunkan

" Apa ada izin film ini? Dan siapa yang mengizinkan? Mereka para korban Lumajang masih berduka, merek berduka bukan berdrama. Ini malah ada acara drama TMTM di daerah posko pengungsian Lumajang. Rakya ingin tau jawabanya," ujar netizen.

Sinetron TMTM yang di produksi oleh PT Verona Indah Picture ini diserbu komentar para netizen dengan ajakan boikot. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru