selalu.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Surabaya dilarang untuk membuka pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah untuk Pilkada serentak 2024 pada November 2024 mendatang.
Baca juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa
Hal itu disampaikan Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni. Ia mengatakan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar sudah memberikan surat penugasan untuk calon petahana Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mungkin akan diusung oleh partainya.
“Nah karena untuk itu DPP menindaklanjuti dengan kita dilarang untuk membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah (bacakada),” kata Toni, Jumat (3/5/2024).
Meski begitu, Toni menegaskan bahwa surat penugasan itu tergantung Eri Cahyadi apakah mau diusung oleh partai gambar pohon beringin itu atau tidak. Sebab, keputusan rekomendasi calon sepenuhnya ke DPP.
Baca juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat
“Karena forum pengambilan keputusan untuk pemilu kada ini kan sepenuhnya kewenangan DPP, jadi tergantung ikhtiarnya mas Eri nanti, tetapi kami menghormati partai-partai lain yang membuka penjaringan,” jelasnya.
Baca juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji
Lebih lanjut Toni menyebut, DPD hanya ikut keputusan DPP, terlebih lagi itu kewenangan DPP partai masing-masing.
“Surabaya ini ibu kota provinsi, mungkin petinggi partai politik itu berembuk di Jakarta sana, untuk bagaimana baiknya untuk masyarakat Surabaya. Kami sebagai petugas atau kader partai paling bawah ya hanya siap mengamankan apapun yang diputuskan oleh DPP,” pungkasnya.
Editor : Ading