selalu.id - Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memastikan logistik kebutuhan terpenuhi untuk warga pulau Pulau Bawaen yang mengungsi pasca gempa beruntun hingga 6.5 Magnitudo.
Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga mengkerahkan relawan medis untuk kesehatan warga terutama memberikan trauma healing usai guncangan susulan yang menimpa daerah mereka.
“Kita pastikan logistik kebutuhan terpenuhi, personel terlatih, dan relawan medis untuk bisa bantuan pertolongan trauma healing. Namanya Hubungan layanan sosial, kemudian kesehatan, 3-5 pasti adae penyakit, kedinginan, masuk angin demam kita antisipasi semua, memastikan bahwa kapal ini bisa memenuhi kebutuhan dasar,” kata Adhy Karyono, usai pelepasan pengiriman logistik bantuan, di Dermaga Distrik Navigasi, Senin (25/3/2024).
Adhy juga menyampaikan, pihaknya sudah membuat sejumlah dapur umum di lokasi pengungsi. Karena itu, selain pemberian bantuan permakanan ini juga memberikan kebutuhan peralatan dapur untuk membantu mereka memasak.
“Kita disini bawa peralatan dapur umumnya untuk masak nanti, supaya menjamkn mereka bisa sahur, buka kemudian keburu tidur karena mereka masih mengungsi. Ini sebanyak-sebanyak ini terkumpul dari OPD dan simpatisan, donatu yang mungkin membantu, ini kapal pertama, tapi kapal di Paciran ada lagi,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto menyebut bahwa hingga hari ini gempa susulan terus terjadi di Pulau Bawean hingga capai 266 kali.
“Assesment terakhir hingga hari ini terjadi gempa susulan 266 kali. Sehingga terus diantisipaos sehingga butuh terpal tenda dll. Rombongan ini membawa dapur umum untuk buka puasa sahur,” ujarnya.
Lebih lanjut Gator menyebut total keluruhan yang mengungsi sebanyak 33.539 jiwa. Kemudian, kerusakan rumah dan bangunan adat yang rusak ringan, sedang, hingga berat.
“Dampak kerusakan di seluruh kab kota terdampak Surabaya, Gresik Tuban, lamongan, Bojonegoro, Sidoarjo dan pemerasan. Jumlah rumah rusak ringan 2573, rusak sedang 1.332 unit, berat 774 unit, sekolah 91 unit, rumah rusak 5 unit, gedung kantor rusak 24 unit, tempat ibadah rusak 183 unit, Sepeda motor rusak 3 unit,” pungkasnya.
Baca juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan
Editor : Ading