selalu.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada November 2024 mendatang, baliho bergambar Eri Cahyadi mulai bermunculan di Surabaya.
Pantauan selalu.id, di sekitar jalan Ahmad Yani, tampak sebuah baliho terpasang di pinggir Jalan bergambar Eri Cahyadi dengan berpakaian putih dan mengenakan peci hitam baliho tersebut bertuliskan ‘2024 manut cak Eri’.
Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Baliho itu terkesan dipasang oleh penggemar Eri Cahyadi yang mendukungnya kembali untuk maju di Pilwali Surabaya 2024.
"Lanjutkan Kebaikan, perbaiki yang kurang #RelawanEriCahyadi," tulisan dalam baliho tersebut.
Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut munculnya baliho tersebut merupakan cara relawan untuk memberikan dukungan kepada Eri agar maju lagi.
"Aksi relawan memasang baliho itu bagian dari cara menguatkan dukungan untuk mas Eri di Pilwali nanti," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id.
Surokim menilai baliho yang dipasang tersebut sebagai bentuk pesan terhadap para Partai Politik bahwa Eri Cahyadi lanjut kembali periode dua dalam Pilihan Wali Kota Surabaya 2024-2029 mendatang.
Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Sekaligus mengirim pesan untuk partai-partai bahwa mas Eri siap untuk melanjutkan kepemimpinan di Surabaya," terangnya.
Menurutnya, sosok Eri Cahyadi masih cukup kuat untuk dicalonkan lagi meski dengan situasi politik PDIP yang berbeda Pascapilpres.
"Ya sejauh ini incumbent masih cukup kuat, tp bukan berarti tidak bisa dikalahkan. Masih terbuka peluang paslon lain untuk bisa kompetitif asal punya rekam jejak yang baik dan meyakinkan," tegasnya.
Golkar Surabaya sendiri telah menyatakan dukungannya kepada Eri Cahyadi untuk maju Pilwali nanti. Surokim menilai bahwa memang partai berlambang pohon beringin itu sudah harmonis terhadap kepimpinan Eri Cahyadi selamai ini.
Baca juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Ya selama ini relasi partai Golkar Surabaya dan mas Eri cukup harmonis, jadi wajar kalau memilih yang sudah sefrekuensi. Namun, itu kan aspirasi di tingkat lokal sebagai aspirasi arus bawah," jelasnya.
Namun, Surokim menambahkan Golkar Surabaya harus menunggu PDI-Perjuangan yang merupakan partai Eri Cahayadi jika ingin membuat Koalisi besar.
"Jika ada kehendak mengusung koalisi besar mereka tetap harus menunggu PDIP karena posisi PDIP tetap sentral dalam mengusung mas Eri Cahyadi,'pungkasnya.
Editor : Arif Ardianto