selalu.id - Partai Demokrat mengungkapkan kekecewannya terkait kabar pemilihan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar untuk mendampingi Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan.
Diketahui informasi tersebut, melalui Press Release Partai Demokrat bahwa mendapatkan informasi dari Sudirman Said bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai Nasdem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar
Baca juga: Fraksi Demokrat Desak KPU Segera Tetapkan Penambahan Dapil Surabaya
Diketahui Persetujuan ini dilakukan
secara sepihak atas inisiatif Ketum Nasdem, Surya Paloh.
Mendengar kabar tersebut, beredar video tersebar di media sosial terkait penurunan baliho Partai Demokrat yang bersama Anies Baswedan. Diketahui lokasi video tersebut berada di Cianjur, Jawa Tengah.
Dalam rekaman video tersebut, tampak seorang pria memakai jaket bertulis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menurunkan baliho bergambar AHY dan Anies Baswedan. Pria itu mengaku mendapat intruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menurunkan baliho.
Baca juga: Fakta Baru Kecelakaan Bendahara Demokrat Renville, Polisi Temukan ini
"Assalamualaikum tepat sekarang 18.40 WIB instruksi DPP kami menurunkan baliho bergambar Anies Baswedan Sesuai press relese partai Demokrat menurunkan baliho,"kata Pria yang ada direkaman tersebut.
Bahkan, pria tersebut menginformasikan kepada seluruh warga Cianjur khususnya, Partai Demokrat menyatakan Anies mengkhianati AHY.
Baca juga: Wisuda Pascasarjana di Unair, AHY Teringat Mendiang Ibu Ani Yudhoyono
"Anies ternyata mengkhianati Demokrat dan Mas AHY. Kepada kesempatan yang sama seluruh kader Cianjur untuk menurunkannya (Baliho Demokrat bergambar Anies,"tegasnya.
Kemudian di akhir video, pria tersebut dan sejumlah orang langsung menurunkan dan membongkar Baliho yang bergambar AHY bersama Anies Baswedan.
Editor : Arif Ardianto